Staf Ahli Menkominfo: Universitas Muhammadiyah Kupang cermin pluralisme
Kamis, 22 Desember 2022 8:48 WIB
Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Widodo Muktiyo (kedua kanan) saat memberikan kuliah umum bagi para civitas akademika di Universitas Muhammadiyah Kupang di Kota Kupang, NTT, Rabu (21/12/2022). (FOTO ANTARA/Aloysius Lewokeda)
Kupang (ANTARA) - Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Widodo Muktiyo berpendapat bahwa Universitas Muhammadiyah di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, telah mencerminkan nilai pluralisme dengan memiliki hampir 80 persen mahasiswa yang bukan beragama Islam.
"Hampir 80 persen dari 6.000-an mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Kupang itu bukan beragama Islam, ini suatu potret unik yang mencerminkan nilai pluralisme yang luar biasa," katanya dalam pernyataan di Kupang, Kamis.
Ia memberikan kuliah umum bagi civitas akademika di Universitas Muhammadiyah, Kota Kupang, sehari yang lalu. Widodo yang juga Ketua Dewan Pengawas Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA mengatakan Universitas Muhammadiyah Kupang juga memiliki tiga dosen bergelar doktor yang beragama Kristen dan Katolik. Staf Ahli Menkominfo Widodo Muktiyo (kedua kanan) saat memberikan kuliah umum bagi para civitas akademika di Universitas Muhammadiyah Kupang di Kota Kupang, NTT, Rabu (21/12/2022). (FOTO ANTARA/Aloysius Lewokeda)
"Kampus ini akan kami jadikan bahan referensi dalam perbincangan bahwa Indonesia ini luar biasa, Muhammadiyah punya kampus di NTT yang luar biasa," katanya didampingi Kepala LKBN ANTARA Biro NTT Bernadus Tokan.
Wakil Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mendorong agar para civitas akademika di Universitas Muhammadiyah Kupang membuat karya buku untuk menceritakan terkait nilai pluralisme di kampus tersebut.
"Ceritakan lah seperti apa keunikan interaksi sebagai center of excellence di tengah kita ingin membangun peradaban," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Staf Ahli: Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang cermin pluralisme
"Hampir 80 persen dari 6.000-an mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Kupang itu bukan beragama Islam, ini suatu potret unik yang mencerminkan nilai pluralisme yang luar biasa," katanya dalam pernyataan di Kupang, Kamis.
Ia memberikan kuliah umum bagi civitas akademika di Universitas Muhammadiyah, Kota Kupang, sehari yang lalu. Widodo yang juga Ketua Dewan Pengawas Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA mengatakan Universitas Muhammadiyah Kupang juga memiliki tiga dosen bergelar doktor yang beragama Kristen dan Katolik. Staf Ahli Menkominfo Widodo Muktiyo (kedua kanan) saat memberikan kuliah umum bagi para civitas akademika di Universitas Muhammadiyah Kupang di Kota Kupang, NTT, Rabu (21/12/2022). (FOTO ANTARA/Aloysius Lewokeda)
"Kampus ini akan kami jadikan bahan referensi dalam perbincangan bahwa Indonesia ini luar biasa, Muhammadiyah punya kampus di NTT yang luar biasa," katanya didampingi Kepala LKBN ANTARA Biro NTT Bernadus Tokan.
Wakil Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mendorong agar para civitas akademika di Universitas Muhammadiyah Kupang membuat karya buku untuk menceritakan terkait nilai pluralisme di kampus tersebut.
"Ceritakan lah seperti apa keunikan interaksi sebagai center of excellence di tengah kita ingin membangun peradaban," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Staf Ahli: Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang cermin pluralisme
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Nikolas Panama
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes Batam targetkan penurunan angka kematian ibu dan bayi lewat intervensi ahli
08 May 2026 13:26 WIB
Sering ngantuk saat puasa? Ahli Gizi: Jangan andalkan kopi saat sahur, ini risikonya
24 February 2026 17:36 WIB
Polresta Barelang minta keterangan ahli terkait kasus kebakaran kapal tanker
20 November 2025 9:53 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang bayar klaim Rp346,8 miliar untuk 41 ribu kasus
06 November 2025 17:00 WIB
KPK : Staf Ahli Mensos jadi tersangka kasus dugaan korupsi penyaluran bansos
02 October 2025 12:02 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Mandiri Bintan Marathon perkuat komitmen keberlanjutan lingkungan lewat tanam mangrove
09 May 2026 11:49 WIB