Dua kasus COVID-19 muncul di Kepri setelah beberapa hari nihil
Jumat, 27 Januari 2023 12:33 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana.ANTARA/Nikolas Panama
Tanjungpinang (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau melaporkan dua kasus baru COVID-19 muncul setelah wilayah itu dalam beberapa hari ini nihil kasus aktif.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Jumat mengatakan dua orang warga yang tertular COVID-19 baru-baru itu berasal dari Kabupaten Bintan dan Tanjungpinang. Petugas kesehatan telah menangani pasien tersebut agar segera sembuh, dan tidak menularkan ke orang lain.
"Mudah-mudahan kedua pasien itu segera pulih," katanya.
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri itu mengatakan Kepri sempat nihil kasus aktif COVID-19 sejak lima hari lalu selama beberapa hari.
Kabupaten dan kota lainnya yang masih bertahan nihil kasus aktif COVID-19 yakni Kota Batam, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna.
"Anambas hampir setahun nihil kasus aktif COVID-19. Lingga dan Natuna juga sering kali nihil kasus aktif," ujarnya.
Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Adi Prihantara mengatakan sistem kekebalan tubuh masyarakat secara komunal sudah terbentuk hingga 90 persen berdasarkan hasil penelitian Kemenkes.
Hal itu yang menyebabkan kasus aktif COVID-19 di Kepri relatif sedikit ketika jumlah pasien COVID-19 di provinsi lainnya membludak.
"Alhamdulillah, kasus aktif COVID-19 di Kepri terkendali dengan baik," kata Sekda Kepri itu.
Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhammad Bisri mengatakan pemerintah fokus meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat melalui vaksinasi.
Saat ini, kata dia capaian vaksinasi COVID-19 dosis pertama sebanyak 1.776.874 orang atau 98,57 persen, dosis kedua 1.557.799 orang atau 86,41 persen, booster pertama 775.917 orang atau 56,50 persen, dan booster kedua 9.535 orang atau 9,42 persen.
"Sasaran vaksinasi diutamakan terhadap kelompok masyarakat yang rentan tertular COVID-19, seperti lansia dan tenaga kesehatan," katanya.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Jumat mengatakan dua orang warga yang tertular COVID-19 baru-baru itu berasal dari Kabupaten Bintan dan Tanjungpinang. Petugas kesehatan telah menangani pasien tersebut agar segera sembuh, dan tidak menularkan ke orang lain.
"Mudah-mudahan kedua pasien itu segera pulih," katanya.
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri itu mengatakan Kepri sempat nihil kasus aktif COVID-19 sejak lima hari lalu selama beberapa hari.
Kabupaten dan kota lainnya yang masih bertahan nihil kasus aktif COVID-19 yakni Kota Batam, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna.
"Anambas hampir setahun nihil kasus aktif COVID-19. Lingga dan Natuna juga sering kali nihil kasus aktif," ujarnya.
Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Adi Prihantara mengatakan sistem kekebalan tubuh masyarakat secara komunal sudah terbentuk hingga 90 persen berdasarkan hasil penelitian Kemenkes.
Hal itu yang menyebabkan kasus aktif COVID-19 di Kepri relatif sedikit ketika jumlah pasien COVID-19 di provinsi lainnya membludak.
"Alhamdulillah, kasus aktif COVID-19 di Kepri terkendali dengan baik," kata Sekda Kepri itu.
Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhammad Bisri mengatakan pemerintah fokus meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat melalui vaksinasi.
Saat ini, kata dia capaian vaksinasi COVID-19 dosis pertama sebanyak 1.776.874 orang atau 98,57 persen, dosis kedua 1.557.799 orang atau 86,41 persen, booster pertama 775.917 orang atau 56,50 persen, dan booster kedua 9.535 orang atau 9,42 persen.
"Sasaran vaksinasi diutamakan terhadap kelompok masyarakat yang rentan tertular COVID-19, seperti lansia dan tenaga kesehatan," katanya.
Pewarta : Nikolas Panama
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perdana Menteri Inggris minta maaf atas penunjukan dubes terkait kasus Epstein
06 February 2026 15:53 WIB
Kasus Sudewo: KPK duga ada lebih dari satu pengepul uang pemerasan di tiap Kecamatan
04 February 2026 10:15 WIB
KPK hadirkan Jamdatun Kejagung R. Narendra Jatna pada sidang Paulus Tannos di Singapura
03 February 2026 15:22 WIB