Karimun, (ANTARA News) - PT Perusahaan Listrik Negara Ranting Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat pekan ini mengoneksikan jaringan pembangkit listrik tenaga uap di Tanjungsebatak menuju mesin pembangkit listrik tenaga diesel di Bukit Carok Kecamatan Tebing.

''Besok kami sambung atau koneksikan jaringan dari mesin pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Tanjungsebatak menuju mesin pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Bukit Carok,'' kata Kepala PT PLN Ranting Tanjung Balai Karimun Edi Firman di Tanjung Balai Karimun, Kamis.

Menurut Edi Firman, penyambungann jaringan bertegangan tinggi oleh petugas akan dilaksanakan mulai pukul 09.00 - 12.00 WIB.

''Selama pengerjaan, kami terpaksa memutuskan aliran listrik menuju sebagian besar wilayah Pulau Karimun Besar. Untuk itu, kami mohon maaf jika pelanggan tidak dapat menikmati listrik selama lebih kurang tiga jam,'' ucapnya.

Dia menjelaskan, pemutusan aliran listrik akan diberlakukan di seluruh Kota Tanjung Balai Karimun, Meral dan Tebing, kecuali Desa Pongkar.

''Di Pulau Karimun Besar ada lima jalur (feeder), satu di antaranya merupakan jalur Desa Pongkar yang instalasinya tidak berada dalam jalur pemadaman,'' ucapnya.

Dia mengatakan, penyambungan jaringan merupakan salah satu pekerjaan yang harus dilakukan karena pengoperasian PLTU Tanjungsebatak akan dipusatkan di Bukit Carok.

''Kami belum dapat memastikan kapan PLTU Tanjungsebatak dioperasikan, yang jelas petugas terus menggesa penyelesaian pemasangan jaringan,'' ucapnya.

PLN Ranting Tanjung Balai Karimun mendapat tambahan dua unit mesin pembangkit tenaga uap dengan kapasitas daya 2x7 megawatt.

Dua unit mesin pembangkit tenaga uap tersebut merupakan hasil kerja sama dengan PT Eka Daya yang diharapkan dapat memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan.    

''Pengoperasian PLTU Tanjungsebatak diharapkan dapat melayani daftar tunggu,'' ucap Edi Firman.

Saat ini, PLN Tanjung Balai Karimun tidak lagi memberlakukan pemadaman bergilir setelah mendapat tambahan sejumlah mesin pembangkit tenaga diesel yang dikerjasamakan dengan sejumlah perusahaan swasta.

Warga berharap, pengoperasian PLTU Tanjungsebatak dapat membangkitkan kembali perekonomian setelah terpuruk akibat krisis listrik berkepanjangan.

''Kami mengapresiasi keseriusan PLN untuk mengakhir krisis sejak 2010. Ke depan, kami berharap ekonomi masyarakat terus bangkit dengan tersedianya energi listrik yang memadai,'' kata Dedi, pengusaha toko. (ANT-RD/Btm1)

Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026