Karimun (ANTARA News) - Syahril Alamsyah, warga Pamak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, tewas, diduga akibat tergilas ban truk yang disupirinya sendiri saat memperbaiki gardan, Jumat petang.
Jasad Syahril (40) terbaring di tanah dalam kondisi bahu dan kaki remuk pada kejadian sekitar pukul 16.00 WIB.
Latif, warga, mengatakan Syahril diduga tewas terlindas ban saat memperbaiki gardan.
''Saat dicek, gerdan truk patah. Diduga dia tewas saat memperbaikinya,'' kata Latif.
Menurut warga lain, Dolah, truk yang disupiri Syahril rusak ketika hendak keluar dari lokasi pengurukan tanah di samping Asrama Haji Jalan Pertambangan, Kecamatan Tebing.
Syahril diketahui tewas setelah petugas pengurukan tanah melihat truk itu berjalan sendiri, kemudian memeriksa dan ternyata Syahril terbaring jauh di belakang mobil dalam kondisi meninggal dan bahu serta kaki remuk.
Jenazah Syahril dievakuasi ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun.
Kepala Kepolisian Sektor Tebing AKP Gatot, di RSUD mengatakan, ''Berdasarkan keterangan sementara, dia terlindas saat memperbaiki bagian truk yang rusak."
Gatot mengatakan masih akan memeriksa beberapa saksi untuk kepentingan penyelidikan, termasuk pengawas proyek pengurukan tanah. (ANT-RD/A013/Btm1)
Jasad Syahril (40) terbaring di tanah dalam kondisi bahu dan kaki remuk pada kejadian sekitar pukul 16.00 WIB.
Latif, warga, mengatakan Syahril diduga tewas terlindas ban saat memperbaiki gardan.
''Saat dicek, gerdan truk patah. Diduga dia tewas saat memperbaikinya,'' kata Latif.
Menurut warga lain, Dolah, truk yang disupiri Syahril rusak ketika hendak keluar dari lokasi pengurukan tanah di samping Asrama Haji Jalan Pertambangan, Kecamatan Tebing.
Syahril diketahui tewas setelah petugas pengurukan tanah melihat truk itu berjalan sendiri, kemudian memeriksa dan ternyata Syahril terbaring jauh di belakang mobil dalam kondisi meninggal dan bahu serta kaki remuk.
Jenazah Syahril dievakuasi ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun.
Kepala Kepolisian Sektor Tebing AKP Gatot, di RSUD mengatakan, ''Berdasarkan keterangan sementara, dia terlindas saat memperbaiki bagian truk yang rusak."
Gatot mengatakan masih akan memeriksa beberapa saksi untuk kepentingan penyelidikan, termasuk pengawas proyek pengurukan tanah. (ANT-RD/A013/Btm1)