Tanjungpinang (ANTARA News) - Hampir semua toko di pusat-pusat perdagangan Tanjungpinang, ibu kota Kepulauan Riau, tutup selama perayaan Imlek 2562, Kamis.

ANTARA melaporkan, pertokoan di Mal Bintan,  Mal Bestari dan di sepanjang Jalan Pos, Jalan Merdeka, Jalan Tambak, Jalan Gambir dan tempat perdagangan lain rata-rata libur.

"Hari ini hari raya, kami berkumpul merayakannya bersama keluarga.

Bisnis ditutup dulu," ujar salah seorang pedagang, Ahwa.

Sebagian toko memasang pengumuman di pintu masuk akan buka kembali pada 8 Februari 2011.

"Umumnya perdagangan akan kembali normal setelah libur sampai Senin (7/2)," ujar Ahwa.

Warga yang ingin membeli bahan kebutuhan rumah tangga sedikit terganggu, karena kesulitan mencari toko yang buka.

"Sebenarnya kami sudah tahu pusat-pusat perdagangan akan tutup selama perayaan Imlek, namun jika ada kebutuhan yang harus dibeli jadi susah mencari toko yang masih buka," ujar warga, Iwan.

Menurut dia, sebagian barang kebutuhan sudah ditumpuk menjelang perayaan Imlek, karena sudah menjadi kebiasaan setiap tahun pusat-pusat perdagangan tutup.

Warga lain Rivai, mengaku terpaksa sarapan dan ngopi di rumah karena kedai kopi tempat biasa dia berkumpul dan bertukar pikiran bersama teman-temannya tutup.

"Sudah menjadi kebiasaan bagi kami berkumpul di kedai-kedai kopi di Tanjungpinang, namun pada perayaan Imlek semuanya tutup dan terpaksa kami ngopi di rumah masing-masing," ujarnya.

Pusat-pusat pertokoan dan perdagangan di Tanjungpinang, umumnya dimiliki warga keturunan Tionghoa, pada saat Imlek selalu lengang karena toko tutup dan perdagangan terhenti.
(ANT-HM/A013/Btm1)