Data paspor diduga bocor, BSSN asistensi Kemenkumham
Jumat, 7 Juli 2023 11:43 WIB
Informasi dugaan kebocoran 34 juta data paspor Indonesia yang diungkap oleh praktisi keamanan siber Teguh Aprianto melalui cuitan di akun Twitternya @secgron, Rabu (5/7/2023) (ANTARA/HO-Twitter @secgron)
Jakarta (ANTARA) - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengatakan pihaknya bersama Kemenkumham saat ini masih dalam proses melakukan asistensi penanganan insiden atas dugaan kebocoran data paspor sebanyak 34 juta milik WNI.
Hal itu menjadi bagian dari koordinasi yang telah dilakukan BSSN dengan pihak-pihak terkait di antaranya tim Pusat Data Nasional Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Direktorat Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan (LAIP) Kemenkominfo, CSIRT Kemenkumham, Pusdatin Kemenkumham, serta Direktorat Jenderal Imigrasi.
"Hingga saat ini tim teknis BSSN bersama dengan tim teknis Kemenkumham sedang melakukan asistensi penanganan insiden, validasi dan investigasi atas dugaan insiden kebocoran data paspor WNI tersebut," kata Juru Bicara BSSN Ariandi Putra dalam keterangannya yang diterima ANTARA, Jumat.
Selain investigasi data, BSSN dan Kemenkumham juga menjalankan beberapa langkah mitigasi risiko sehingga data yang saat ini ada tetap terjaga dan tidak mengganggu layanan terkait.
Di samping itu, BSSN mengimbau pada Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dan ekosistem terkait lainnya untuk bisa meningkatkan keamanan data pribadi yang dimilikinya agar tidak terserang kejahatan siber.
"BSSN mengimbau kepada seluruh Penyelenggara Sistem Elektronik, Pengendali Data Pribadi, dan Subjek Data Pribadi untuk senantiasa meningkatkan keamanan data pribadi dan sistem elektronik yang dioperasikan," ujar Ariandi.
Sebelumnya, pada Rabu (5/6) Kemenkominfo telah mengeluarkan pernyataan terkait dengan penanganan dugaan data paspor milik 34 juta Warga Negara Indonesia (WNI).
Kemenkominfo pada saat itu mengungkapkan tim koordinasi belum dapat menyimpulkan telah terjadi kebocoran data.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BSSN asistensi Kemenkumham tangani dugaan data paspor bocor
Hal itu menjadi bagian dari koordinasi yang telah dilakukan BSSN dengan pihak-pihak terkait di antaranya tim Pusat Data Nasional Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Direktorat Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan (LAIP) Kemenkominfo, CSIRT Kemenkumham, Pusdatin Kemenkumham, serta Direktorat Jenderal Imigrasi.
"Hingga saat ini tim teknis BSSN bersama dengan tim teknis Kemenkumham sedang melakukan asistensi penanganan insiden, validasi dan investigasi atas dugaan insiden kebocoran data paspor WNI tersebut," kata Juru Bicara BSSN Ariandi Putra dalam keterangannya yang diterima ANTARA, Jumat.
Selain investigasi data, BSSN dan Kemenkumham juga menjalankan beberapa langkah mitigasi risiko sehingga data yang saat ini ada tetap terjaga dan tidak mengganggu layanan terkait.
Di samping itu, BSSN mengimbau pada Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dan ekosistem terkait lainnya untuk bisa meningkatkan keamanan data pribadi yang dimilikinya agar tidak terserang kejahatan siber.
"BSSN mengimbau kepada seluruh Penyelenggara Sistem Elektronik, Pengendali Data Pribadi, dan Subjek Data Pribadi untuk senantiasa meningkatkan keamanan data pribadi dan sistem elektronik yang dioperasikan," ujar Ariandi.
Sebelumnya, pada Rabu (5/6) Kemenkominfo telah mengeluarkan pernyataan terkait dengan penanganan dugaan data paspor milik 34 juta Warga Negara Indonesia (WNI).
Kemenkominfo pada saat itu mengungkapkan tim koordinasi belum dapat menyimpulkan telah terjadi kebocoran data.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BSSN asistensi Kemenkumham tangani dugaan data paspor bocor
Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Kesehatan Natuna lakukan pencocokan data peserta JKN segmen perangkat desa
17 December 2025 16:49 WIB
BP Batam jalin kolaborasi energi terbarukan dan pusat data dengan Singapura
07 October 2025 16:10 WIB
Telkomsel genjot literasi data mahasiswa lewat Kompetisi Riset Nasional 2025
06 October 2025 17:08 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
AS izinkan transaksi pengeboran, ekspor, hingga jual beli minyak Venezuela
30 January 2026 12:23 WIB
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
LKBN ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 16:09 WIB