KPK cecar Bupati Muna Rusman Emba dengan 20 pertanyaan
Senin, 17 Juli 2023 16:37 WIB
Bupati Muna La Ode Muhammad Rusman Emba. (Antara/La Ode Muh Deden Saputra)
Kendari (ANTARA) - KPK mencecar Bupati Muna, Sulawesi Tenggara, La Ode Muhammad Rusman Emba dengan 20 pertanyaan terkait kasus dugaan korupsi suap dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang menjerat dirinya.
"Pertanyaannya cukup banyak sekitar 20-an," kata Bupati Muna La Ode Rusman Emba di Kendari Senin.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak tahu terkait dengan aliran dana PEN tersebut. Bahkan, dirinya dengan tersangka lainnya bernama La Gomberto dan Adrian tidak pernah bertemu sebelumnya.
"Jadi memang di situ disebutkan bahwa ada semacam proses transaksi antara Gomberto, kemudian dihubungkan dengan saya dan Ardian bersama Syukur. Cuma saya tegaskan bahwa saya tidak pernah ketemu Ardian, adapun pertemuan-pertemuan normatif saja dalam rangka pesta, dan yang kedua La Gomberto juga saya tidak pernah ketemu," kata Rusman.
Dia juga menuturkan bahwa dirinya mempercayakan penyelidikan kasus dugaan suap dana PEN tersebut kepada kepada KPK.
"Saya percaya bahwa tentu integritas KPK sudah teruji dan profesional," jelasnya.
Gedung Tipidkor Diterskrimsus Polda Sultra yang digunakan KPK untuk periksa Bupati Muna Rusman Emba. (Antara/La Ode Muh Deden Saputra)
Dia juga menjelaskan bahwa dana PEN di Kabupaten Muna diperuntukkan pada porsinya, seperti pembangunan ruas-ruas jalan di Kabupaten Muna dan pembangunan pabrik jagung.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bupati Muna Rusman Emba dicecar 20 pertanyaan saat diperiksa KPK
"Pertanyaannya cukup banyak sekitar 20-an," kata Bupati Muna La Ode Rusman Emba di Kendari Senin.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak tahu terkait dengan aliran dana PEN tersebut. Bahkan, dirinya dengan tersangka lainnya bernama La Gomberto dan Adrian tidak pernah bertemu sebelumnya.
"Jadi memang di situ disebutkan bahwa ada semacam proses transaksi antara Gomberto, kemudian dihubungkan dengan saya dan Ardian bersama Syukur. Cuma saya tegaskan bahwa saya tidak pernah ketemu Ardian, adapun pertemuan-pertemuan normatif saja dalam rangka pesta, dan yang kedua La Gomberto juga saya tidak pernah ketemu," kata Rusman.
Dia juga menuturkan bahwa dirinya mempercayakan penyelidikan kasus dugaan suap dana PEN tersebut kepada kepada KPK.
"Saya percaya bahwa tentu integritas KPK sudah teruji dan profesional," jelasnya.
Gedung Tipidkor Diterskrimsus Polda Sultra yang digunakan KPK untuk periksa Bupati Muna Rusman Emba. (Antara/La Ode Muh Deden Saputra)
Dia juga menjelaskan bahwa dana PEN di Kabupaten Muna diperuntukkan pada porsinya, seperti pembangunan ruas-ruas jalan di Kabupaten Muna dan pembangunan pabrik jagung.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bupati Muna Rusman Emba dicecar 20 pertanyaan saat diperiksa KPK
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bareskrim Polri tahan 2 petinggi Dana Syariah Indonesia dalam kasus dugaan pencucian uang
10 February 2026 11:09 WIB
Bakamla kirim bantuan kedua dari Batam untuk korban bencana Sumatera seberat 92,2 ton
18 December 2025 14:22 WIB
Bakamla RI siagakan KN Pulau Dana-323 untuk kirim bantuan bencana di Sumatera
12 December 2025 9:42 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polda Kepri gagalkan peredaran 353 keping vape mengandung etomidate di Kota Batam
12 February 2026 17:40 WIB
KPK tegaskan penetapan Yaqut Cholil sebagai tersangka kasus kuota haji sesuai prosedur
11 February 2026 15:46 WIB