Kepala militer Niger dukung pemberontak
Jumat, 28 Juli 2023 11:51 WIB
Bendera Niger (wikipedia)
Douala, Kamerun (ANTARA) - Kepala Angkatan Bersenjata Niger Jenderal Abdou Sidikou Issa mendukung tindakan para pemberontak guna menghindari konfrontasi mematikan antara berbagai kekuatan, yang dapat mengakibatkan pertumpahan darah dan membahayakan keamanan penduduk.
"Komando Militer Angkatan Bersenjata Niger telah memutuskan untuk menyetujui deklarasi Pasukan Pertahanan dan Keamanan untuk menghindari konfrontasi mematikan antara berbagai pasukan," kata sebuah pernyataan yang ditandatangani oleh Issa pada Kamis (27/7).
Tentara menyatakan bergabung dengan pasukan tersebut untuk melindungi integritas fisik presiden republik dan keluarganya, serta untuk menghindari pertumpahan darah.
Issa juga memperingatkan bahwa setiap intervensi militer eksternal dalam bentuk apa pun akan menimbulkan bencana dan konsekuensi yang tidak dapat dikendalikan bagi orang-orang dan kekacauan bagi negara.
Baca juga: Tentara Niger mengumumkan kudeta terhadap Presiden Mohamed Bazoum
Presiden Niger Mohamed Bazoum telah ditahan oleh unsur-unsur pasukan pengawal presiden sejak Rabu pagi (26/7).
Malam harinya, beberapa tentara muncul di televisi nasional untuk mengumumkan penggulingan Bazoum.
Menyebut diri mereka Dewan Nasional untuk Perlindungan Negara, mereka membacakan pernyataan kudeta dalam sebuah video dan disiarkan di televisi negara ORTN.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kolonel Mayor Amadou Abdramane, Bazoum telah digulingkan dan konstitusi ditangguhkan karena situasi keamanan negara yang memburuk dan krisis sosial ekonomi.
Jam malam akan diberlakukan antara pukul 10 malam hingga 5 pagi waktu setempat, dan semua perbatasan telah ditutup.
Namun, Bazoum mengatakan di Twitter pada Kamis bahwa "kemenangan yang diperoleh dengan susah payah akan dilindungi".
"Semua warga Niger yang mencintai demokrasi dan kebebasan akan memastikannya," tutur Bazoum.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hindari pertumpahan darah, kepala militer Niger dukung pemberontak
"Komando Militer Angkatan Bersenjata Niger telah memutuskan untuk menyetujui deklarasi Pasukan Pertahanan dan Keamanan untuk menghindari konfrontasi mematikan antara berbagai pasukan," kata sebuah pernyataan yang ditandatangani oleh Issa pada Kamis (27/7).
Tentara menyatakan bergabung dengan pasukan tersebut untuk melindungi integritas fisik presiden republik dan keluarganya, serta untuk menghindari pertumpahan darah.
Issa juga memperingatkan bahwa setiap intervensi militer eksternal dalam bentuk apa pun akan menimbulkan bencana dan konsekuensi yang tidak dapat dikendalikan bagi orang-orang dan kekacauan bagi negara.
Baca juga: Tentara Niger mengumumkan kudeta terhadap Presiden Mohamed Bazoum
Presiden Niger Mohamed Bazoum telah ditahan oleh unsur-unsur pasukan pengawal presiden sejak Rabu pagi (26/7).
Malam harinya, beberapa tentara muncul di televisi nasional untuk mengumumkan penggulingan Bazoum.
Menyebut diri mereka Dewan Nasional untuk Perlindungan Negara, mereka membacakan pernyataan kudeta dalam sebuah video dan disiarkan di televisi negara ORTN.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kolonel Mayor Amadou Abdramane, Bazoum telah digulingkan dan konstitusi ditangguhkan karena situasi keamanan negara yang memburuk dan krisis sosial ekonomi.
Jam malam akan diberlakukan antara pukul 10 malam hingga 5 pagi waktu setempat, dan semua perbatasan telah ditutup.
Namun, Bazoum mengatakan di Twitter pada Kamis bahwa "kemenangan yang diperoleh dengan susah payah akan dilindungi".
"Semua warga Niger yang mencintai demokrasi dan kebebasan akan memastikannya," tutur Bazoum.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hindari pertumpahan darah, kepala militer Niger dukung pemberontak
Pewarta : Yashinta Difa Pramudyani
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Kepri gagalkan peredaran 353 keping vape mengandung etomidate di Kota Batam
12 February 2026 17:40 WIB
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
Tren "mudik terbalik" saat Imlek kian populer di kalangan anak muda di China
12 February 2026 12:12 WIB
Komisi Eropa ajukan keberatan ke Meta terkait pembatasan akses AI di WhatsApp
10 February 2026 13:54 WIB
Perdana Menteri Inggris minta maaf atas penunjukan dubes terkait kasus Epstein
06 February 2026 15:53 WIB
Gencatan senjata tahap kedua, 54 jenazah warga Palestina telah tiba di Gaza
05 February 2026 11:16 WIB
Kapolri usulkan Bintang Bhayangkara untuk Meri Hoegeng bentuk penghormatan
04 February 2026 14:22 WIB