Gunung Merapi tercatat luncurkan 144 kali guguran lava
Sabtu, 26 Agustus 2023 10:53 WIB
Ilustrasi- Luncuran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (19/7/2023). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/aww.
Yogyakarta (ANTARA) - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan guguran lava sebanyak144 kali selama pengamatan 18 hingga 24 Agustus 2023.
Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan guguran lava itu meliputi enam kali ke hulu Kali Boyong sejauh maksimal 1.500 meter, dan 138 kali ke hulu Kali Bebeng sejauh maksimal 1.800 meter.
"Suara guguran terdengar 27 kali dari Pos Babadan dengan intensitas kecil hingga sedang," kata dia.
Berdasarkan pengamatan melalui Pos Babadan pada 20 Agustus 2023, tampak asap berwarna putih dengan ketebalan tipis hingga tebal, tekanan lemah hingga sedang setinggi 400 meter di atas Gunung Merapi.
Ia mengatakan berdasarkan analisis morfologi dari stasiun kamera Deles5, Tunggularum, Ngepos, dan Babadan2, teramati adanya perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi yang dipicu aktivitas pertumbuhan dan guguran lava.
Untuk kubah tengah tidak teramati perubahan yang signifikan.
Berdasarkan hasil foto udara pada10 Agustus 2023, kata Agus, volume kubah barat daya Gunung Merapi terukur sebesar 2.764.300 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.369.800 meter kubik.
Intensitas kegempaan Gunung Merapi selama sepekan terakhir, lanjutnya, lebih tinggi jika dibandingkan sepekan lalu.
Selama kurun itu Gunung Merapi tercatat mengalami 139 kali gempa gempa vulkanik dangkal, 780 kali gempa fase banyak, 10 kali gempa frekuensi rendah, 969 gempa guguran, dan 13 kali gempa tektonik.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gunung Merapi luncurkan 144 kali guguran lava selama sepekan ini
Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan guguran lava itu meliputi enam kali ke hulu Kali Boyong sejauh maksimal 1.500 meter, dan 138 kali ke hulu Kali Bebeng sejauh maksimal 1.800 meter.
"Suara guguran terdengar 27 kali dari Pos Babadan dengan intensitas kecil hingga sedang," kata dia.
Berdasarkan pengamatan melalui Pos Babadan pada 20 Agustus 2023, tampak asap berwarna putih dengan ketebalan tipis hingga tebal, tekanan lemah hingga sedang setinggi 400 meter di atas Gunung Merapi.
Ia mengatakan berdasarkan analisis morfologi dari stasiun kamera Deles5, Tunggularum, Ngepos, dan Babadan2, teramati adanya perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi yang dipicu aktivitas pertumbuhan dan guguran lava.
Untuk kubah tengah tidak teramati perubahan yang signifikan.
Berdasarkan hasil foto udara pada10 Agustus 2023, kata Agus, volume kubah barat daya Gunung Merapi terukur sebesar 2.764.300 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.369.800 meter kubik.
Intensitas kegempaan Gunung Merapi selama sepekan terakhir, lanjutnya, lebih tinggi jika dibandingkan sepekan lalu.
Selama kurun itu Gunung Merapi tercatat mengalami 139 kali gempa gempa vulkanik dangkal, 780 kali gempa fase banyak, 10 kali gempa frekuensi rendah, 969 gempa guguran, dan 13 kali gempa tektonik.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gunung Merapi luncurkan 144 kali guguran lava selama sepekan ini
Pewarta : Luqman Hakim
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gunung Merapi meluncurkan guguran lava sebanyak 15 kali sejauh 1,8 kilometer
02 May 2024 11:49 WIB, 2024
Guguran lava Gunung Merapi meluncur empat kali sejauh 1,2 kilometer
02 February 2024 10:29 WIB, 2024
BPBD Agam sebut sebanyak 126 jiwa berada di zona berbahaya erupsi Marapi
12 January 2024 14:55 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
OJK Kepri beri edukasi waspada pinjol ilegal ke pekerja di kawasan industri Batam
14 March 2026 14:20 WIB