LSI Denny JA: Prabowo Subianto pimpin elektabilitas dengan 36,2 persen
Rabu, 30 Agustus 2023 19:28 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan sambutan saat acara peringatan HUT Ke-25 PAN di Jakarta, Senin (28/8/2023). ANTARA/Genta Tenri Mawangi/aa.
Jakarta (ANTARA) - Hasil survei LSI Denny JA mengungkapkan elektabilitas Prabowo Subianto unggul sebesar 36,2 persen dalam simulasi tiga nama bakal calon presiden yang mengemuka saat ini.
“Survei terbaru LSI Denny JA pada bulan Agustus 2023, Prabowo masih paling unggul dibandingkan Ganjar dan Anies. Elektabilitas Prabowo di angka 36,2 persen, Ganjar 35,8 persen, dan Anies 19,7persen,” kata Peneliti LSI Denny JA Ade Mulyana dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, hasil ini tidak jauh berbeda terjadi sejak bulan Januari 2023. Pasalnya, elektabilitas Prabowo konsisten mengalami kenaikan sejak Januari 2023 sebesar 25,4 persen, Mei 33,9 persen, Juli 38,2 persen, dan Agustus capai 36,2 persen.
Sementara Ganjar, Januari sebesar 37,8 persen, Mei 31,9 persen, Juni 32,7 persen, Juli 35,3 persen, dan Agustus 35,8 persen. Lalu, Anies pada Januari 22,1 persen, Mei 20,8 persen, Juni 22,1 persen, Juli 18,4 persen, dan Agustus 19,7 persen.
Untuk diketahui, survei LSI Denny JA dilakukan pada periode 1 hingga 8 Agustus 2023 menggunakan metode "multistage random sampling" dengan jumlah responden 1.200 sampel.
Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner dan margin of error +/- 2,9 persen.
Selain survei dengan metode kuantitatif, LSI Denny JA memperkaya informasi dan analisa dengan metode kualitatif, seperti analisis media, "indepth interview, expert judgement", dan "focus group discussion".
Sementara itu, berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.
Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga, pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Survei LSI Denny JA: Prabowo pimpin elektabilitas 36,2 persen
“Survei terbaru LSI Denny JA pada bulan Agustus 2023, Prabowo masih paling unggul dibandingkan Ganjar dan Anies. Elektabilitas Prabowo di angka 36,2 persen, Ganjar 35,8 persen, dan Anies 19,7persen,” kata Peneliti LSI Denny JA Ade Mulyana dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, hasil ini tidak jauh berbeda terjadi sejak bulan Januari 2023. Pasalnya, elektabilitas Prabowo konsisten mengalami kenaikan sejak Januari 2023 sebesar 25,4 persen, Mei 33,9 persen, Juli 38,2 persen, dan Agustus capai 36,2 persen.
Sementara Ganjar, Januari sebesar 37,8 persen, Mei 31,9 persen, Juni 32,7 persen, Juli 35,3 persen, dan Agustus 35,8 persen. Lalu, Anies pada Januari 22,1 persen, Mei 20,8 persen, Juni 22,1 persen, Juli 18,4 persen, dan Agustus 19,7 persen.
Untuk diketahui, survei LSI Denny JA dilakukan pada periode 1 hingga 8 Agustus 2023 menggunakan metode "multistage random sampling" dengan jumlah responden 1.200 sampel.
Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner dan margin of error +/- 2,9 persen.
Selain survei dengan metode kuantitatif, LSI Denny JA memperkaya informasi dan analisa dengan metode kualitatif, seperti analisis media, "indepth interview, expert judgement", dan "focus group discussion".
Sementara itu, berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.
Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga, pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Survei LSI Denny JA: Prabowo pimpin elektabilitas 36,2 persen
Pewarta : Narda Margaretha Sinambela
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TKN Prabowo-Gibran semakin optimistis menang lihat hasil survei LSI Denny JA
10 February 2024 6:53 WIB, 2024
LSI Denny JA: Prabowo-Gibran unggul dari pasangan bakal capres-cawapres lainnya
24 October 2023 19:18 WIB, 2023
Survei LSI: Erick Thohir mampu tingkatkan suara Prabowo ketimbang Gibran
22 October 2023 15:22 WIB, 2023
Survei LSI Denny JA nyatakan elektabilitas Prabowo unggul di Jawa Barat
29 September 2023 6:11 WIB, 2023
LSI Denny JA: Prabowo dan Anies bersaing ketat di kalangan NU dan Muhammadiyah
19 September 2023 16:58 WIB, 2023
LSI Denny JA sebut elektabilitas partai koalisi Prabowo capai 39 persen
30 August 2023 18:38 WIB, 2023
LSI sebut elektabilitas Prabowo Subianto terus menguat sejak Januari 2023
11 July 2023 17:06 WIB, 2023
Hasto pertanyakan hasil survei LSI Denny JA soal elektabilitas Ganjar Pranowo turun
22 May 2023 20:22 WIB, 2023
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
China terbuka untuk dialog kembali dengan Jepang asal Takaichi tarik ucapan soal Taiwan
11 February 2026 11:16 WIB