Kominfo Kepri harapkan pejabat tak anti jurnalis
Minggu, 8 Oktober 2023 9:24 WIB
Sejumlah wartawan mengikuti Uji Kompetisi Jurnalis (UKJ) AJI Tanjungpinang, Kepri, di salah satu hotel di daerah setempat, Sabtu (7/10/2023). (Ogen)
Tanjungpinang (ANTARA) - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepulauan Riau (Kepri), Hasan mengharapkan pejabat Pemprov Kepri tidak anti kepada jurnalis/wartawan, termasuk masukan-masukan dari para jurnalis profesional.
"Pemprov Kepri senantiasa bermitra dengan wartawan," kata Hasan setelah menjadi narasumber tamu dalam pembukaan uji kompetensi jurnalis (UKJ) yang diadakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang di Tanjungpinang, Kepri, Sabtu.
Hasan meyakini bahwa para wartawan yang mengikuti UKJ ialah mereka yang ingin menjadi wartawan yang berkompeten dan profesional dalam melaksanakan tugas-tugas mencari, mengolah, hingga menyebarkan berita melalui beragam platform media massa.
Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan bahwa wartawan merupakan mitra Pemprov Kepri dalam menyukseskan berbagai program pembangunan di daerah itu.
Menurutnya kritikan, saran dan masukan dari wartawan menjadi bagian yang tak terpisahkan agar pembangunan di Kepri bisa berjalan ke arah yang lebih baik.
UKJ AJI Tanjungpinang angkatan 90 dilaksanakan pada tanggal 7-8 Oktober yang diikuti 27 orang wartawan jenjang Muda, Madya dan Utama.
Adapun mata uji di antaranya meliputi pengetahuan sejarah dan undang-undang pers, pemahaman mengenai berita serta teknik wawancara dan pelaporan, perancangan media, membuat tajuk rencana, hingga penilaian mengenai etika dan perilaku.
Ketua Panitia UKJ AJI Tanjungpinang, Zulfikar, menjelaskan peserta berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Kepri, yakni Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Lingga, dan Kota Batam.
"Peserta UKJ diuji dan dinilai oleh 12 penguji. Pengujian dan penilaian dilaksanakan dengan tatap muka dan daring," kata Zulfikar.
"Pemprov Kepri senantiasa bermitra dengan wartawan," kata Hasan setelah menjadi narasumber tamu dalam pembukaan uji kompetensi jurnalis (UKJ) yang diadakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang di Tanjungpinang, Kepri, Sabtu.
Hasan meyakini bahwa para wartawan yang mengikuti UKJ ialah mereka yang ingin menjadi wartawan yang berkompeten dan profesional dalam melaksanakan tugas-tugas mencari, mengolah, hingga menyebarkan berita melalui beragam platform media massa.
Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan bahwa wartawan merupakan mitra Pemprov Kepri dalam menyukseskan berbagai program pembangunan di daerah itu.
Menurutnya kritikan, saran dan masukan dari wartawan menjadi bagian yang tak terpisahkan agar pembangunan di Kepri bisa berjalan ke arah yang lebih baik.
UKJ AJI Tanjungpinang angkatan 90 dilaksanakan pada tanggal 7-8 Oktober yang diikuti 27 orang wartawan jenjang Muda, Madya dan Utama.
Adapun mata uji di antaranya meliputi pengetahuan sejarah dan undang-undang pers, pemahaman mengenai berita serta teknik wawancara dan pelaporan, perancangan media, membuat tajuk rencana, hingga penilaian mengenai etika dan perilaku.
Ketua Panitia UKJ AJI Tanjungpinang, Zulfikar, menjelaskan peserta berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Kepri, yakni Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Lingga, dan Kota Batam.
"Peserta UKJ diuji dan dinilai oleh 12 penguji. Pengujian dan penilaian dilaksanakan dengan tatap muka dan daring," kata Zulfikar.
Pewarta : Ogen
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peringati Bulan Bahasa, BI Kepri dan AJI ajak pers mahasiswa jadi promotor UMKM Lokal
26 October 2025 15:09 WIB
Pembalap Mario Aji masih cukup kesulitan di sesi latihan bebas Moto2 Indonesia
04 October 2025 10:45 WIB
AJI Tanjungpinang gandeng diskominfo dan akademisi bahas etika jurnalisme di era AI
05 May 2025 14:47 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Ketua Komisi XII DPR: Industri hulu migas di Batam memiliki daya saing tinggi
05 February 2026 15:08 WIB
Indonesia berpartisipasi dalam Latihan militer di Pakistan yang diikuti 19 negara
05 February 2026 14:01 WIB
Soal isu perbatasan Indonesia-Malaysia picu perdebatan di Parlemen Malaysia
04 February 2026 17:24 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Qodari dukung ANTARA jadi ekosistem narasi utama pemerintah
03 February 2026 19:24 WIB