Pemkot Tanjungpinang latih 75 orang perempuan rentan buat buket
Kamis, 30 November 2023 13:08 WIB
Pemkot Tanjungpinang, Kepri, melatih 75 orang perempuan rentan dan miskin dari 18 kelurahan membuat buket di Rumah Perempuan Mandiri, Jalan Sumatera, Tanjungpinang, Rabu (29/11/2023). (ANTARA/HO-DP3APM Kota Tanjungpinang)
Tanjungpinang (ANTARA) - Pemkot Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri),
melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM), melatih 75 orang perempuan rentan dan miskin dari 18 kelurahan untuk membuat buket atau bunga ikat.
"Pelatihan ini bertujuan mengasah keterampilan kaum perempuan membuat buket, sehingga diharapkan dapat membangkitkan semangat kewirausahaan mereka," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Tanjungpinang, Rustam di Tanjung Pinang, Rabu.
Rustam mengatakan pemilihan pelatihan pembuatan buket memiliki beberapa pertimbangan. Pertama, permintaan pasar buket saat ini cukup tinggi di tengah masyarakat, baik untuk penyampaian ucapan ulang tahun, wisuda, hingga peringatan hari besar lainnya.
Kedua, nilai ekonomis penjualan buket yang terus meningkat, sedangkan untuk penguasaan keterampilan membuatnya relatif mudah dan bahan bakunya juga mudah diperoleh.
"Kami ingin memberikan keterampilan yang tidak hanya meningkatkan kreativitas peserta, tapi juga membuka peluang usaha yang cukup menguntungkan," ujar Rustam.
Ketiga, lanjut dia, pekerjaan membuat buket ini dapat dilakukan dari rumah sambil mengerjakan pekerjaan lainnya dan pemasarannya dapat dilakukan secara daring.
Hal ini memberikan peluang bagi kaum perempuan untuk mendapatkan tambahan penghasilan tanpa meninggalkan tanggung jawab lainnya.
Dalam pelatihan ini, lanjut Rustam, peserta diajarkan pembuatan tiga jenis buket yang berbeda yakni buket bunga, makanan dan parsel.
"Variasi ini dirancang untuk memberikan peserta keahlian yang lebih luas dan kreativitas dalam memasuki berbagai segmen pasar," ungkapnya.
Ia menambahkan pelatihan pembuatan buket ini berasal dari dana insentif fiskal Pemkot Tanjungpinang tahun anggaran 2023. Kegiatan pelatihan digelar selama tiga hari mulai tanggal 27-29 November 2023 di Rumah Perempuan Mandiri, Jalan Sumatera, Tanjungpinang.
Adapun narasumber pada pelatihan ini pendiri Rumah Belajar Batam, Amani, yang memberikan wawasan dan keterampilan dalam seni membuat buket.
"Ini komitmen pemkot untuk memberdayakan masyarakat melalui pengembangan keterampilan dan peluang usaha baru," demikian Rustam.
melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM), melatih 75 orang perempuan rentan dan miskin dari 18 kelurahan untuk membuat buket atau bunga ikat.
"Pelatihan ini bertujuan mengasah keterampilan kaum perempuan membuat buket, sehingga diharapkan dapat membangkitkan semangat kewirausahaan mereka," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Tanjungpinang, Rustam di Tanjung Pinang, Rabu.
Rustam mengatakan pemilihan pelatihan pembuatan buket memiliki beberapa pertimbangan. Pertama, permintaan pasar buket saat ini cukup tinggi di tengah masyarakat, baik untuk penyampaian ucapan ulang tahun, wisuda, hingga peringatan hari besar lainnya.
Kedua, nilai ekonomis penjualan buket yang terus meningkat, sedangkan untuk penguasaan keterampilan membuatnya relatif mudah dan bahan bakunya juga mudah diperoleh.
"Kami ingin memberikan keterampilan yang tidak hanya meningkatkan kreativitas peserta, tapi juga membuka peluang usaha yang cukup menguntungkan," ujar Rustam.
Ketiga, lanjut dia, pekerjaan membuat buket ini dapat dilakukan dari rumah sambil mengerjakan pekerjaan lainnya dan pemasarannya dapat dilakukan secara daring.
Hal ini memberikan peluang bagi kaum perempuan untuk mendapatkan tambahan penghasilan tanpa meninggalkan tanggung jawab lainnya.
Dalam pelatihan ini, lanjut Rustam, peserta diajarkan pembuatan tiga jenis buket yang berbeda yakni buket bunga, makanan dan parsel.
"Variasi ini dirancang untuk memberikan peserta keahlian yang lebih luas dan kreativitas dalam memasuki berbagai segmen pasar," ungkapnya.
Ia menambahkan pelatihan pembuatan buket ini berasal dari dana insentif fiskal Pemkot Tanjungpinang tahun anggaran 2023. Kegiatan pelatihan digelar selama tiga hari mulai tanggal 27-29 November 2023 di Rumah Perempuan Mandiri, Jalan Sumatera, Tanjungpinang.
Adapun narasumber pada pelatihan ini pendiri Rumah Belajar Batam, Amani, yang memberikan wawasan dan keterampilan dalam seni membuat buket.
"Ini komitmen pemkot untuk memberdayakan masyarakat melalui pengembangan keterampilan dan peluang usaha baru," demikian Rustam.
Pewarta : Ogen
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Kepri selidiki scam website perbankan yang membuat rugi pengusaha Batam
01 February 2026 19:51 WIB
Pemkab Natuna ingatkan warga membuat SKKH saat bawa hewan ke luar daerah
04 November 2024 13:11 WIB, 2024
Polresta Tanjungpinang luncurkan aplikasi 'Penyengat' permudah warga membuat laporan
21 November 2023 18:47 WIB, 2023
Pemprov Kepri membuat aplikasi Sibadang optimalkan aliran data kesehatan
03 November 2023 11:26 WIB, 2023
Lomba membuat minuman khas Padang antar wali kota pecahkan rekor MURI
09 August 2022 17:41 WIB, 2022