Jakarta (ANTARA News) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin dibuka menguat tipis 2,86 poin dipicu laporan keuangan emiten semester pertama 2011 yang diekspektasikan positif.
IHSG dibuka naik tipis 0,07 persen ke posisi 4.026,06. Indeks 45 saham unggulan (LQ45) juga naik 0,71 poin atau 0,19 persen ke posisi 714,57 poin.
"Indeks BEI pekan ini diperkirakan masih menguat dikarenakan pelaku pasar mulai mengantisipasi laporan keuangan semester pertama 2011 emiten," kata analis Batavia Prosperindo, Billy Budiman di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan, IHSG dapat melanjutkan penguatan lebih tinggi lagi, namun sentimen negatif di Eropa menahan laju indeks BEI.
"IHSG sebenarnya bisa saja naik lebih kencang pekan ini kalau gak ada sentimen negatif dari Italia," katanya.
Ia memprediksi, pada hari ini indeks BEI masih akan mencoba menguat ke batas level tertinggi di area 4.050-4.100 poin dengan level bawah di 3.950 poin dan level atas 4.050 poin.
Ia merekomendasikan beberapa saham diantaranya, Bank Mandiri (BMRI), Astra International (ASII), Indofood Sukses Makmur (INDF), Charoen Pokphand Indonesia (CPIN), Japfa Comfeed Indonesia (JPFA).
Analis Milenium Danatama Sekuritas, Abidin menambahkan, pada hari ini IHSG akan mengalami penguatan namun terbatas.
"Terlihat beberapa indikator hampir memasuki ke titik jenuh, namun demikian masih memiliki ruang untuk kenaikan," katanya.
Ia menambahkan, sektor infrastruktur dan pertambangan mempunyai kesempatan untuk mengejar ketinggalan dari beberapa sektor utama lain yang telah mengalami kenaikan.
Sementara di bursa regional yang bergerak naik diantaranya, Indeks Hang Seng menguat 109,48 poin (0,51 persen) ke level 21.986,34, Indeks Nikkei-225 naik 38,35 poin (0,39 persen) ke level 9.974,47, dan Indeks Straits Times menguat tipis 5,23 poin (0,17 persen) ke level 3.089,41.
(ANT-ZMF/S004/Btm3)
IHSG Dibuka Naik Tipis 2,86 Poin
Senin, 18 Juli 2011 9:30 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Purbaya yakin IHSG bergerak naik usai investor paham dari dampak BUMN khusus ekspor
21 May 2026 13:18 WIB
IHSG terperosok 3 persen imbas konflik Iran vs AS-Israel, BEI sebut krisis energi jadi pemicu
04 March 2026 12:17 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Pelni Tanjungpinang ajak warga manfaatkan diskon tiket kapal periode libur sekolah
06 June 2026 15:57 WIB
Harga minyak mentah Indonesia pada Mei 2026 turun ke 106,56 dolar AS per barel
06 June 2026 14:04 WIB