Bakamla RI evakuasi KM Alexindo 8 yang terbakar di Batam
Rabu, 21 Februari 2024 21:36 WIB
Bakamla RI evakuasi KM Alexindo 8 yang terbakar di Batam (ANTARA/HO-Bakamla RI)
Batam (ANTARA) - Bakamla RI menyelamatkan KM Alexindo 8 berbendera Indonesia yang mengalami kebakaran saat berada di perairan Batuampar, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu
Dalam keterangan tertulis Bakamla disebutkan mulanya
Catamaran 508 yang sedang melaksanakan Patroli Garda Nusa II di sekitar Perairan Selat Singapura, mendapatkan informasi dari Vessel Traffic Service (VTS) bahwa telah terjadi insiden kebakaran pada KM Alexindo 8 pukul 14.30 WIB.
Ia menambahkan berdasarkan hasil keterangan yang diberikan oleh Nakhoda KM Alexindo 8 Joko Sampir, kebakaran terjadi karena korsleting arus listrik di dapur yang langsung diketahui oleh koki kapal.
"Melihat hal itu, koki tersebut segera berteriak kebakaran dan segera seluruh crew kapal membawa APAR. Namun dikarenakan api terlalu cepat menyebar, awak kapal tidak bisa mengatasi kebakaran tersebut," demikian keterangan Bakamla.
Atas kejadian tersebut, kepala kamar mesin (KKM) mematikan mesin genset dan menutup pintu kamar mesin, kemudian seluruh awak keluar kapal.
"Kapten kapal segera menghubungi kapal terdekat yakni Catamaran 508 milik Bakamla RI. Mengetahui hal tersebut, pihak Bakamla RI segera menuju koordinat untuk mengevakuasi kapal tersebut," lanjut keterangan Bakamla.
Hasil evakuasi terdapat korban berjumlah 15 orang, dengan 1 orang mengalami luka bakar ringan dan tidak ada korban jiwa.
Pemadaman dilakukan oleh KN Ular Laut-405 milik Bakamla RI, KRI Bubara-868 milik TNI AL, dan TB Megamas Sky.
Pada patroli keselamatan ini, pihak yang terlibat meliputi Bakamla RI, TNI AL, Polri, dan Basarnas.
Dalam keterangan tertulis Bakamla disebutkan mulanya
Catamaran 508 yang sedang melaksanakan Patroli Garda Nusa II di sekitar Perairan Selat Singapura, mendapatkan informasi dari Vessel Traffic Service (VTS) bahwa telah terjadi insiden kebakaran pada KM Alexindo 8 pukul 14.30 WIB.
Ia menambahkan berdasarkan hasil keterangan yang diberikan oleh Nakhoda KM Alexindo 8 Joko Sampir, kebakaran terjadi karena korsleting arus listrik di dapur yang langsung diketahui oleh koki kapal.
"Melihat hal itu, koki tersebut segera berteriak kebakaran dan segera seluruh crew kapal membawa APAR. Namun dikarenakan api terlalu cepat menyebar, awak kapal tidak bisa mengatasi kebakaran tersebut," demikian keterangan Bakamla.
Atas kejadian tersebut, kepala kamar mesin (KKM) mematikan mesin genset dan menutup pintu kamar mesin, kemudian seluruh awak keluar kapal.
"Kapten kapal segera menghubungi kapal terdekat yakni Catamaran 508 milik Bakamla RI. Mengetahui hal tersebut, pihak Bakamla RI segera menuju koordinat untuk mengevakuasi kapal tersebut," lanjut keterangan Bakamla.
Hasil evakuasi terdapat korban berjumlah 15 orang, dengan 1 orang mengalami luka bakar ringan dan tidak ada korban jiwa.
Pemadaman dilakukan oleh KN Ular Laut-405 milik Bakamla RI, KRI Bubara-868 milik TNI AL, dan TB Megamas Sky.
Pada patroli keselamatan ini, pihak yang terlibat meliputi Bakamla RI, TNI AL, Polri, dan Basarnas.
Pewarta : Jessica Allifia Jaya Hidayat
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Kepri gagalkan peredaran 353 keping vape mengandung etomidate di Kota Batam
12 February 2026 17:40 WIB
BPJS Kesehatan Batam sebut 55 ribu PBI non aktif dapat diaktifkan kembali
12 February 2026 17:06 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polda Kepri gagalkan peredaran 353 keping vape mengandung etomidate di Kota Batam
12 February 2026 17:40 WIB
KPK tegaskan penetapan Yaqut Cholil sebagai tersangka kasus kuota haji sesuai prosedur
11 February 2026 15:46 WIB