Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkot setempat soal peningkatan kinerja dan pengelolaan anggaran, dalam apel gabungan setelah libur Lebaran 2024.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Selasa, menilai penting hal tersebut guna menjaga pertumbuhan ekonomi daerah setempat yang akan berdampak terhadap penerimaan daerah.

"Sehingga akan ada dampaknya terhadap kesejahteraan pegawai.Ini nanti akan menyangkut tunjangan ke depannya. Jadi mari kita jaga kondisi Batam,” ujar dia.

Ia mengatakan serapan anggaran harus menjadi fokus dalam pengelolaan anggaran belanja pegawai.

Ia mengatakan penggunaan anggaran harus sesuai dengan aturan dan rencana yang sudah disusun sejak tahun lalu.

"Maka saya titip kepada kita dari level yang paling atas, dari yang paling bawah, sekarang sudah bulan April dalam satu bulan depan seluruh proses baik pendapatan atau belanja itu sudah mulai harus terealisasi sesuai dengan sebetulnya yang direncanakan," ujar dia.

Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin Hamid mengatakan Pemkot Batam telah mengesahkan Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Ia berharap, dengan adanya perda ini dapat meningkatkan pendapatan daerah dan wajib pajak dapat memenuhi kewajiban untuk membayar pajak.

"Mudah-mudahan dengan telah disahkannya perda ini dapat meningkatkan pendapatan daerah. Bappeda juga sudah melakukan sosialisasi perda ini kepada wajib pajak. Namun perlu kerja keras dari perangkat daerah penghasil untuk optimalisasi target pendapatan tersebut," ujar dia.

Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam pada 2024 sekitar Rp1,7 triliun.

Baca juga:
Polres Natuna Kepri jamin arus balik berjalan dengan aman dan lancar

ASDP Batam layani 23 perjalanan kapal pada puncak arus balik mudik Lebaran 2024

Prajurit TNI AU di perbatasan Natuna mengevakuasi pasien dari kapal
 

Pewarta : Jessica Allifia Jaya Hidayat
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2024