Begini cerita warga yang melihat kecelakaan pesawat PK-IFP di BSD
Minggu, 19 Mei 2024 20:42 WIB
Petugas Tim SAR saat melakukan proses evakuasi korban kecelakaan pesawat PK-IFP di Kota Tangerang Selatan Banten. ANTARA/Azmi Samsul Maarif.
Tangerang (ANTARA) - Seorang warga Kota Tangerang Selatan Banten, Ali Saali memberikan kesaksian atas peristiwa kecelakaan udara yang dialami pesawat ringan PK-IFP di Lapangan Sunburst BSD,, pada Ahad siang.
"Keras banget. Mirip kayak suara mobil tabrakan," katanya di Tangerang, Ahad.
Ali mengaku, ketika terjadinya insiden naas tersebut, sempat mendengar ledakan yang cukup keras. Sehingga menyorot perhatian warga sekitar yang ada di lokasi tempat kejadian perkara (TKP).
Menurutnya, saat melihat ada pesawat jatuh para pedagang di sekitar lapangan Sunburst lari berhamburan. Warga mencoba mendekati badan pesawat yang terlihat hancur berkeping-keping.
"Orang sini pada teriak-teriakan, -kaget adanya pesawat jatuh-," katanya.
Ia juga mengaku, pada kejadian tersebut dirinya sempat melihat satu kru pesawat terpental keluar hingga sekitar tiga meter. Kondisinya saat jatuh terpental itu masih dalam keadaan hidup.
"Cuman keliatan luka di sini. Enggak ada ledakan," katanya.
Dalam peristiwa ini, Tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi seluruh korban. Dan dari ketiganya dipastikan telah meninggal dunia.
"Kronologi evakuasi mulai dari pertama pukul 14.45. Kemudian Korban kedua pukul 16.00, korban ketiga 16.45 WIB. Ketiga korban sudah berhasil kita evakuasi selesai pukul 16.40 WIB. Evakuasi dari 13.45 WIB. Terima awal informasi dari 13.43. WIB," kata Kepala Basarnas Jakarta Desiana Kartika Bahari.
Selama proses evakuasi, katanya, pihaknya mengalami sedikit kendala, karena kondisi badan pesawat dalam keadaan hancur. Sehingga, evakuasi yang dilakukan petugas SAR gabungan pun diperlukan kehati-hatian.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kesaksian warga yang melihat kecelakaan pesawat PK-IFP di Tangsel
"Keras banget. Mirip kayak suara mobil tabrakan," katanya di Tangerang, Ahad.
Ali mengaku, ketika terjadinya insiden naas tersebut, sempat mendengar ledakan yang cukup keras. Sehingga menyorot perhatian warga sekitar yang ada di lokasi tempat kejadian perkara (TKP).
Menurutnya, saat melihat ada pesawat jatuh para pedagang di sekitar lapangan Sunburst lari berhamburan. Warga mencoba mendekati badan pesawat yang terlihat hancur berkeping-keping.
"Orang sini pada teriak-teriakan, -kaget adanya pesawat jatuh-," katanya.
Ia juga mengaku, pada kejadian tersebut dirinya sempat melihat satu kru pesawat terpental keluar hingga sekitar tiga meter. Kondisinya saat jatuh terpental itu masih dalam keadaan hidup.
"Cuman keliatan luka di sini. Enggak ada ledakan," katanya.
Dalam peristiwa ini, Tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi seluruh korban. Dan dari ketiganya dipastikan telah meninggal dunia.
"Kronologi evakuasi mulai dari pertama pukul 14.45. Kemudian Korban kedua pukul 16.00, korban ketiga 16.45 WIB. Ketiga korban sudah berhasil kita evakuasi selesai pukul 16.40 WIB. Evakuasi dari 13.45 WIB. Terima awal informasi dari 13.43. WIB," kata Kepala Basarnas Jakarta Desiana Kartika Bahari.
Selama proses evakuasi, katanya, pihaknya mengalami sedikit kendala, karena kondisi badan pesawat dalam keadaan hancur. Sehingga, evakuasi yang dilakukan petugas SAR gabungan pun diperlukan kehati-hatian.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kesaksian warga yang melihat kecelakaan pesawat PK-IFP di Tangsel
Pewarta : Azmi Syamsul Ma'arif
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR gabungan berhasil evakuasi semua jasad korban kecelakaan pesawat ATR 42-500
24 January 2026 15:37 WIB
Bandara Hang Nadim Batam layani 113 penerbangan tambahan selama momen Nataru
05 January 2026 13:28 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Wakil Bupati Natuna ingatkan masyarakat pentingnya pendidikan untuk tingkatkan kesejahteraan
26 January 2026 17:32 WIB