Batam (ANTARA Kepri) - Badan Pengusahaan Batam mengimbau pada puluhan ribu warga pemilik kavling siap bangun (KSB) segera mendaftarkan ulang dan membangun kavling mereka sebelum kebijakan penarikan kembali diberlakukan.
"Dari sekitar 48 ribu KSB yang ada baru sekitar 10 ribu yang didaftarkan ulang untuk verifikasi kepemilikan oleh pemiliknya. Sisanya belum didaftarkan ulang," Kata Kasubid Pengelolaan Pemukiman Badan Pengusahaan (BP) Batam, Ponco Indro Subekti di Batam, Minggu.
Ia mengatakan pihaknya masih memberi kesempatan hingga Agustrus 2012 bagi pemilik kavling agar segera mendaftarkan ulang dan membangunnya.
"Pendaftaran ulang dilakukan dalam rangka penertiban kepemilikan lahan. Hal itu karena banyaknya indikasi adanya dokumen kepemilikan palsu dan tumpang tindih kepemilikan lahan," kata dia.
Ke-48 ribu KSB tersebar di sejumlah titik di Kota Batam, di antaranya Kecamatan Sagulung, Sei Beduk, Nongsa dan Batam Kota.
Jika sampai batas waktu yang telah ditentukan pemilik KSB tidak mendaftar ulang, kata Ponco, maka kepemilikannya akan diambil alih karena pemilik dianggap tidak membutuhkan lahan tersebut.
"Bagi pemilik yang belum membangun, diberikan waktu 3 bulan setelah verifikasi ulang dan telah mendapatkan surat yang sah. Saat itu, syarat melampirkan pemasangan air bersih dan listrik juga harus disampaikan ke BP Batam," ujar Ponco.
Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dwi Djoko Wiwoho mengatakan jika sampai batas waktu yang ditentukan ada kavling yang tidak didaftarkan, akan ditarik kembali.
Ia mengatakan, BP Batam akan mengalokasikan lahan kavling tersebut untuk peruntukan lain karena tingginya permintaan warga akan lahan di Batam.
"Permintaan akan lahan di Batam tinggi, maka tanah yang sudah dialokasikan untuk kavling harus segera dibangun agar tidak ada kesan lahan 'nganggur' padahal sudah dialokasikan," kata Djoko. (KR-LNO/H-KWR)
Puluhan Ribu KSB Batam Belum Terdaftar Ulang
Senin, 23 April 2012 10:04 WIB
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Kesehatan: 345 Ribu warga kurang mampu di Batam dijamin pemerintah pusat
23 April 2026 13:28 WIB
Menaker Yassierli usulkan peningkatan kuota Magang Nasional 2026 naik jadi 150 ribu peserta
09 April 2026 16:53 WIB
Mudik Lebaran 2026, Dishub Kepri perkirakan pergerakan pemudik capai 900 ribu orang
15 March 2026 11:20 WIB
Bandara Hang Nadim Batam proyeksi 280 ribu penumpang saat Angkutan Lebaran 2026
12 March 2026 12:31 WIB
Harga emas Antam hari Ini 21 Februari 2026: Meroket Rp68 ribu ke level Rp3,012 juta
21 February 2026 9:33 WIB