Karimun (ANTARA Kepri) - Kepolisian Resor Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan enam posko taktis untuk pengamanan arus mudik menyambut Hari Raya Idulfitri 1433 Hijriah.
"Dari enam posko yang dibentuk, empat di antaranya merupakan pos pengamanan dan dua lainnya pos pelayanan," kata Kepala Ppolres Karimun AKBP Benyamin Sapta usai apel gelar pasukan Operasi Ketupa Seligi 2012 di Mapolres Karimun, Jumat.
Benyamin mengatakan, empat pos pengamanan itu didirikan di pusat keramaian di sekitar Panggung Rakyat Sri Kemuning, depan toko Hawaii di Jalan A Yani, Pasar Sri Karimun dan dekat Pelabuhan Boom Panjang.
Sedangkan dua posko pelayanan, jelas dia, didirikan di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Balai Karimun serta di Pelabuhan Selat Beliah Kecamatan Kundur Barat.
"Khusus pos pengamanan di Sri Kemuning juga bertugas membekap pos di Pelabuhan Boom Panjang. Sedangkan dua pos pelayanan akan fokus pada pelayanan kepada para pemudik agar berjalan dengan lancar, aman dan tertib," katanya.
Menurut Kapolres, enam posko mudik Lebaran itu merupakan bagian dari Operasi Ketupa Seligi 2012 yang berkekuatan sekitar 200 personel, terdiri atas 130 polisi dan 70 personel berasal sejumlah instansi, seperti TNI, Polisi Militer, Satpol-PP dan lainnya.
"Selain berjaga-jaga di posko, sebagian personel juga kita kerahkan untuk menggelar patroli pada pusat-pusat keramaian, objek vital dan tempat-tempat ibadah," ucapnya.
Dia menuturkan, Operasi Ketupat Seligi yang berlangsung selama 16 hari yaitu berakhir pada H+6 Lebaran lebih mengedepankan misi kemanusiaan sehingga pelaksanaan bersifat preventif dan pembinaan sehingga dapat mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat yang mudik maupun yang merayakan Idulfitri.
"Operasi ini tidak akan berhasil jika tidak didukung oleh warga masyarakat serta instansi terkait lain. Pelaksanaan kewenangan oleh masing-masing instansi terutama sektor pengangkutan laut akan mendukung terlaksananya fungsi-fungsi pelayanan dalam operasi ini," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Karimun Nurdin Basirun saat membacakan amanat Kapolri pada apel gelar pasukan mengatakan ada sejumlah poin penting yang harus dilaksanakan sehingga operasi tersebut berjalan baik, di antaranya setiap personel harus menyiapkan fisik dan mental sehingga mampu menjalankan tugas dengan baik, bersikap tegas dan humanis, menempatkan pos-pos pelayanan dan pengamanan pada titik-titik rawan.
"Deteksi dini dan menjalankan fungsi intelijen dalam memantau dinamika di tengah masyarakat untuk mengantisipasi gangguan kamtbmas," kata Nurdin.
Selanjutnya, ujar Bupati, personel yang bertugas hendaknya menjalin kerja sama yang harmonis dengan masyarakat, memberdayakan sarana prasarana dengan maksimal, meningkatkan kewaspadaan serta melakukan tindakan hukum terhadap tindakan penyelewengan bahan bakar minyak dan penyalahgunaan petasan.(KR-RDT/M009)
Editor: Dedi
Polres Karimun Dirikan Enam Posko Mudik
Jumat, 10 Agustus 2012 20:54 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kepolisian bantu salurkan 25.000 liter air bersih untuk warga di Pulau Penyengat
28 August 2026 9:18 WIB
Pengamat perbankan dorong penyelesaian kasus investasi bodong melalui kepolisian
09 July 2026 10:29 WIB
Kepolisian Inggris cek informasi penerbangan pribadi di Bandara Stansted terkait Jeffrey Epstein
18 February 2026 16:45 WIB
Polresta Barelang tingkatkan kapasitas penyidik jelangpemberlakuan KUHP-KUHAP baru
07 December 2025 10:46 WIB