Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Ratusan pekerja dari enam perusahaan industri di Lobam, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, akan turun ke jalan dan mogok kerja pada Rabu.
"Jumlah massa diperkirakan lebih dari 200 orang, yang berasal dari PT AMC, PT Yosikawa Elektronik Bintan, PT Addplus, PT CCI dan PT GPT," kata Ketua Pekerja dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bintan, Parlindungan Sinurat, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Selasa.
Aksi mogok kerja dilaksanakan pada Rabu (3/10) sekitar pukul 07.00 WIB.Aksi mogok kerja tidak dilakukan di lingkungan perusahaan, melainkan dipusatkan di Pos 2 dan jalan lurus PT BCI Lobam.
"Dari 21 perusahaan di Lobam, hanya enam perusahaan yang memiliki serikat pekerja. Karena itu jumlah massa yang melakukan aksi mogok kerja tidak terlalu banyak," ungkapnya.
Namun pekerja dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Logam, Listrik dan Metal (SPSI LEM) Bintan akan bergabung dalam aksi itu. Jumlah massa dari serikat pekerja itu belum diketahui.
"Tadi malam kami sudah melakukan konsolidasi dengan pengurus SPSI LEM Bintan. Mereka tertarik untuk bergabung dalam aksi tersebut," ujarnya.
FSPMI menuntut penghapusan tenaga "outsourcing", tolak upah murah, jalankan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia dan tindak penyalahgunaan kontrak kerja yang tidak sesuai dengan UU Ketenagakerjaan.
"Aksi mogok kerja itu dilaksanakan secara serentak di 16 kabupaten/kota di Indonesia di bawah kendali Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). FSPMI Bintan merupakan anggota KSPI," ungkapnya.(KR-NP/A013)
Editor: Dedi
Pekerja Dari Enam Perusahaan Akan Mogok Kerja
Selasa, 2 Oktober 2012 19:39 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR gabungan cari pekerja yang hilang terseret arus di perairan Pulau Poto
20 January 2026 13:52 WIB
Komunitas The Speakers' Room cara seru latihan Bahasa Inggris pekerja di Batam
04 January 2026 7:26 WIB
AS ubah aturan visa H-1B, utamakan pekerja asing terampil dan bergaji tinggi
25 December 2025 11:11 WIB