Batam (ANTARA) - Satlantas Polresta Barelang mengedukasi pengelola dan sopir angkutan barang tentang bahaya dan dampak kendaraan berat yang memiliki dimensi dan muatan berlebih atau over dimension over loading (ODOL).
“Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai risiko ODOL terhadap keselamatan lalu lintas serta kerusakan infrastruktur jalan,” kata Kanit Kamsel Satlantas Polresta Barelang Ipda M Victor Hutahean di Batam, Rabu.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di PT Truckindo, Batu Ampar yang menyasar masyarakat terorganisir khususnya para pengelola dan sopir kendaraan angkutan barang di lingkungan perusahaan tersebut.
Selain memberikan materi sosialisasi, tim Satlantas Polresta Barelang juga melakukan pendataan terhadap kendaraan operasional milik PT Truckindo.
“Kami melakukan pengecekan kondisi fisik kendaraan, nomor rangka, dan nomor mesin turut dilaksanakan guna memastikan kendaraan dalam keadaan laik jalan,” katanya.
Victor berharap dengan sosialisasi dan edukasi ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kendaraan ODOL di Kota Batam.
Sepanjang Mei 2025, terjadi lebih dari tiga kali kecelakaan lalu lintas berakibat fatal yang melibatkan kendaraan angkutan barang. Salah satunya terjadi pada 2 Mei 2025, sebuah truk lori meluncur dari arah Sekupang menuju lampu merah Tiban Center.
Kendaraan yang hilang kendali menabrak tiga sepeda motor yang melintas di jalurnya, satu orang tewas, tiga lainnya luka berat.
Ditlantas Polda Kepri mencatat selama periode Januari hingga April 2025 sebanyak 144 kejadian kecelakaan lalu lintas se-wilayah Kepri yang melibatkan kendaraan besar, seperti minibus, kontainer, mobil boks, kendaraan model, sumbu 3 dan kendaraan angkutan barang.
Sepanjang 2024 jumlah kecelakaan melibatkan kendaraan besar sebanyak 310 kejadian. Dari angka tersebut, 80 persen kejadian kecelakaan lalu lintas terjadi di Kota Batam.
Baca juga: JPU dan Pengacara ajukan banding vonis Kompol Satria Nanda
“Satlantas Polresta Barelang berkomitmen untuk terus melakukan edukasi dan penegakan hukum guna menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib,” ujarnya.
Baca juga: BP Batam sederhanakan perizinan bagi pelaku usaha agar lebih efisien
Polresta Barelang edukasi bahaya ODOL kepada pengelola dan sopir angkutan
Kamis, 5 Juni 2025 10:15 WIB
Petugas Satlantas Polresta Barelang menyosialisasikan dampak dan bahaya ODOL kepada pengelola, sopir dan masyarakat di lingkungan PT Truckindo, Kota Batam, Kepri, Rabu (4/6/2025). ANTARA/HO-Polresta Barelang
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor : Nadilla
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Kepri target turunkan angka pelanggaran lalu lintas diawal tahun 2026
02 February 2026 10:34 WIB
Alwi Farhan masuk 15 besar dunia usai juara Indonesia Masters 2026 pekan lalu
27 January 2026 16:18 WIB
Kapolda Kepri sebut kurikulum Pendidikan Lalu Lintas untuk Indonesia Emas
18 December 2025 11:02 WIB
Polda Kepri catat penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama Operasi Zebra 2025
13 December 2025 17:52 WIB
Operasi Zebra Seligi 2025 di Kepri kedepankan edukasi keselamatan berlalu lintas
17 November 2025 8:36 WIB
Polresta Barelang evaluasi penerapan kanalisasi lajur kiri untuk sepeda motor di Batam
12 November 2025 16:12 WIB