Batam (ANTARA Kepri) - Direktur Teknik PT Kinema Systrans Multimedia Daniel Hardjanto mengharapkan industri animasi nasional mampu meraup pasar satu persen atau sekitar 2,42 miliar dolar Amerika pada 2016 dari keseluruhan nilai pasar animasi di dunia.
"Pada 2016 diprediksi nilai pasar animasi di dunia mencapai 242 miliar dolar AS, kami benar-benar mengharapkan Indonesia bisa mendapat satu persen dari angka tersebut," katanya usai peresmian workshop animasi Kinema-BP Batam di Gedung Marketing Badan Pengusahaan (BP) Batam, Jumat.
Ia mengatakan, saat ini pasar animasi di Indonesia masih berkisar 0,9 persen dari seluruh pasar animasi dunia.
"Jika pemerintah memberikan insentif, angka tersebut masih akan tumbuh dan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," kata dia.
Daniel mengatakan, saat ini kalangan industri animasi tengah mengupayakan agar pemerintah mau memberi insentif satunya untuk bisa menekan biaya dalam bentuk subsidi biaya produksi dan pengembangan kreativitas SDM.
"Saya juga mengharapkan studio animasi juga bisa bermunculan di Batam mengingat selama ini hanya terdapat satu studio milik Kinema yang berlokasi di Nongsa, sementara studio lain belum ada," kata Daniel.
Kinema, kata dia, juga berharap mahasiswa dan pelaku-pelaku IT di Batam yang membuat produk dan konten Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ikut serta dalam penghargaan Indonesia ICT Award (INAICTA) yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Deputi II Bidang Pelayanan dan Jasa BP Batam, Fitrah Komaruddin mengatakan BP Batam menggandeng Bandung "Techno Park" untuk mengembangkan industri animasi dan industri lain melalui pembangunan Batam Techno Park di Politeknik Negeri Batam.
"Di Batam perlu dikembangkan industri lain seperti animasi yang telah dilakukan oleh PT Kinema yang menjadi studio animasi terbesar di ASEAN. Selain itu kerja sama ini juga untuk membangun dan mengembangkan Batam Techno Park untuk mendukung industri lain di Batam," kata dia.
Ia mengatakan, keberadaan Batam Techno Park akan mendukung industri terutama skala kecil dan menengah di Batam untuk terus tumbuh.
Ke depan, kata dia, industri berbasis teknologi akan menjadi industri utama penopang perekonomian dibanding industri-industri lain.(*)
Editor: Dedi
Kinema Targetkan Satu Persen Pasar Animasi
Jumat, 23 November 2012 21:14 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Targetkan predikat WBBM 2026, Kanwil Kemenkum Kepri perkuat integritas dan pelayanan humanis
19 January 2026 18:30 WIB