Batam (ANTARA) - Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Karimun, Kepulauan Riau mengedukasi nelayan di Kelurahan Teluk Uma, tentang pentingnya menyiapkan alat keselamatan saat melaut.

Kasatpolairud Polres Karimun AKP Adi Suhendra mengatakan pihaknya juga membagikan puluhan jaket pelampung (life jacket) kepada nelayan yang ada di pangkalan Leho tersebut.

“Kami berharap pembagian life jacket ini dapat bermanfaat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan saat bekerja di laut,” kata Adi dalam keterangannya diterima Kamis.

Menurut dia, kegiatan ini menjadi saranan untuk mempererat kemitraan dan silaturahim antara Polri dengan masyarakat pesisir, khususnya nelayan.

Dengan kemitraan ini, terjalin komunikasi yang baik dalam mendukung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang akan dan kondusif di wilayah perairan Kabupaten Karimun.

“Polri akan terus hadir dan bersinergi bersama masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, para nelayan juga diingatkan untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem, gelombang tinggi dan angin kencang yang dapat mengancam keselamatan saat melaut.

Kewaspadaan ini dapat dilakukan dengan mengikuti informasi cuaca dan tinggi gelombang yang dikeluarkan oleh instansi terkait seperti BMKG dan KSOP.

Adi berharap dengan pembagian jaket pelampung ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat pesisir khususnya nelayan di Karimun akan pentingnya menyediakan alat keselamatan di kapal masing-masing, sehingga ketika terjadi peristiwa di laut dapat menggunakan alat-alat keselamatan tersebut.

Kecelakaan di laut kerap terjadi di wilayah Karimun, baik disebabkan oleh cuaca ekstrem, juga gelombang yang tinggi, dan kapal melebihi muatan. Dua hari lalu kapal Pemerintah Kabupaten Karimun tenggelam saat terjadi angin kencang. Beruntung kapal tersebut sedang labuh jangkar di dermaga.

Pada Januari 2025, kapal yang membawa pekerja migran sebanyak 9 orang tenggelam di perairan Karimun.

 

 


Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026