Batam (ANTARA Kepri) - Sebanyak 44.170 lembar kartu tanda penduduk elektronik dibagikan kepada warga Kota Batam oleh Wali Kota Ahmad Dahlan di Kantor Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu.
       
"Jumlah fisik e-KTP itu adalah 70,4 persen  dari total data rekaman yang mencapai 571.313 atau 80,76 persen. Sisanya masih dalam proses di pusat dan segara dikirim ke Batam jika sudah selesai," kata Dahlan.
       
Meski tidak mencapai 100 persen, Dahlan mengatakan risau dan menganggap tidak ada kegagalan dalam program perekaman e-KTP di Batam.
       
Ia mengatakan tetap optimistis dan akan dapat mempertanggung jawabkan hasil perekaman yang ada pada Menteri Dalam Negeri.
       
"e-KTP di Kota Batam tidak gagal, saya dapat mempertanggungjawabkannya. Saya sudah melaporkan hasilnya ke menteri," kata Dahlan.
       
Dikatakan Dahlan, sekitar 20 persen warga Batam belum terekam dalam kegiatan yang diselenggarakan mulai Juni hingga Desember 2012 tersebut.
       
Ia menampik jika dikatakan gagal, karena ada banyak faktor yang menyebabkan perekaman tidak dapat 100 persen, seperti penduduk telah pindah, meninggal dunia dan tinggal di luar kota sehingga kemungkinan tidak tercatat ketika dilakukan perekaman.
       
Selain itu, geliat ekonomi kota juga membawa konsekuensi data kependudukan tidak dapat statis.
       
"Karakteristik Kota Batam sebagai kota yang sedang berkembang, dan menjadi pusat ekonomi memiliki permasalahan kependudukan yang relatif sama," katanya.
       
Wali Kota mencontohkan, beberapa kota lain seperti Sidoarjo, Tangerang, Bekasi, dan Semarang memiliki karakteristik yang hampir sama.
       
"Penduduk Batam bukan penduduk yang menetap dalam jangka waktu lama, karena banyak juga pencari kerja yang transit di Batam, atau penduduk yang hanya tinggal dalam jangka tertentu. Jadi bukan gagal, tapi memang yang tidak terekam itu tidak ada di Batam orangnya," katanya.
       
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota mengapresiasi kinerja jajaran Camat, Lurah hingga RT dan RW di wilayah Kota Batam yang dinilai telah berhasil mensukseskan program perekaman data e-KTP sejak Juni 2012.
       
"Terimakasih semuanya, Pak Camat, Lurah, RT, RW, dan pihak-pihak yang mendukung teknis pelaksaan perekaman ini. Terimakasih sudah lembur dan jarang tidur, untuk kemajuan Batam," kata Dahlan.(*)

Editor: Dedi