Asintel Kaskostrad Brigjen TNI Muhammad Nas mengatakan peserta unjuk rasa di Mako Brimob, Jakarta Pusat, meminta agar anggota Brimob yang menabrak pengemudi ojek online (ojol) dengan kendaraan taktis (rantis) diproses hukum secara transparan kepada publik.
"Intinya, masyarakat menyampaikan sejumlah tuntutan, mulai dari proses yang diduga pelaku penabrakan agar dibuka secara transparan dan disampaikan ke masyarakat," kata Muhammad Nas di Mako Brimob, Kwitang, Jakarta, Jumat.
Sementara itu, ratusan demonstran memutuskan mundur dari kawasan Mako Brimob sekitar pukul 10.25 WIB setelah melakukan dialog dengan pejabat TNI dan perwira Brimob pada Jumat.
Berdasarkan pantauan ANTARA, massa bersepakat mundur dan meninggalkan kawasan Mako Brimob menuju jalan layang (flyover) Senen, Jakarta Pusat.
Personel TNI berjalan menuju lokasi unjuk rasa untuk menenangkan demonstran melalui dialog di Jakarta, Jumat (29/8/2025). (ANTARA/Mario Sofia Nasution).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Demonstran minta pelaku penabrak ojol diproses transparan
Para demonstran minta pelaku penabrak ojol diproses secara transparan
Jumat, 29 Agustus 2025 11:48 WIB
Asintel Kaskostrad Brigjen TNI Muhammad Nas memberikan keterangan dalam jumpa pers setelah aksi unjuk rasa di depan Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat. ANTARA/Mario Sofia Nasution.
Jakarta (ANTARA) -
Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor : Nadilla
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
Pemkot Batam : 6 KKMP sudah beroperasi dan 11 lokasi dalam tahap pembangunan
09 January 2026 15:13 WIB
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Pemerintah ekspor 2.280 ton beras untuk kebutuhan jamaah haji ke Arab Saudi
09 February 2026 14:28 WIB
Juda Agung, Cek profil mantan Deputi Gubernur BI yang beralih jadi Wamenkeu
05 February 2026 16:48 WIB
Pemerintah tambah anggran pemulihan pasca bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar
05 February 2026 15:35 WIB