Batam (ANTARA) - PT PLN Batam, Kepulauan Riau (Kepri) bersama PT Maxpower Indonesia meresmikan pengoperasian 50 megawatt (MW) pertama dari total 100 MW Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sewa Batam.

Direktur Operasi PT PLN Batam Dinda Alamsyah menjelaskan, dari total 100 MW kapasitas yang direncanakan, 50 MW pertama kini resmi beroperasi, terdiri atas 40 MW di Sekupang dan 10 MW di Sagulung.

“Alhamdulillah, hari ini kita mencapai tonggak penting dengan beroperasinya 50 MW dari total target 100 MW PLTMG Sewa Batam. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi yang solid antara PLN Batam, Maxpower, dan seluruh mitra,” ujar Dinda dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Senin. 

Proyek ini dimulai sejak groundbreaking pada 16 Januari 2025, dan ditargetkan rampung seluruhnya pada Februari 2026. 

Namun, Dinda menegaskan bahwa dengan semangat sinergi dan kerja keras seluruh tim, Maxpower menargetkan seluruh 100 MW dapat beroperasi lebih cepat, yakni pada Desember 2025.

“Kita optimis 100 MW bisa tuntas lebih cepat dari rencana awal. Ini adalah bentuk komitmen PLN Batam dan Maxpower untuk terus menyediakan energi yang andal dan efisien bagi Batam, yang kini tumbuh pesat sebagai pusat industri dan data center,” tambahnya.

Dinda mengungkapkan bahwa pertumbuhan konsumsi listrik di Batam mencapai lebih dari 12–13 persen per tahun, bahkan penjualan listrik meningkat hingga 21 persen, jauh di atas rata-rata nasional.

Baca juga: PLN Batam Gandeng PT Avecode Internasional kembangkan solar panel dan Micro ESS

“Pertumbuhan energi di Batam sangat tinggi, terutama dari sektor industri dan data center. Karena itu, PLN Batam terus berupaya memastikan pasokan listrik yang cukup, andal, dan efisien,” kata dia. 

Managing Director PT Maxpower Indonesia Priandika Permana, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PLN Batam dalam proyek strategis ini.

Menurutnya, keberhasilan pengoperasian 50 MW pertama merupakan bukti dari kerja sama erat, komunikasi terbuka, dan semangat gotong royong antara kedua perusahaan.

“Proyek PLTMG Batam ini adalah simbol sinergi yang baik antara PLN Batam dan Maxpower. Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas, keselamatan, dan keandalan setiap unit pembangkit dengan dukungan sumber daya manusia yang profesional dan berpengalaman,” ujar Priandika.

Peresmian PLTMG 50 MW ini juga menjadi kado istimewa bagi masyarakat Batam di momentum Hari Listrik Nasional ke-80. 

Dalam kesempatan yang sama, PLN Batam bersama Maxpower juga menyerahkan 2.500 paket sembako bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Batam sebagai wujud kepedulian dan rasa syukur atas pencapaian ini.

“Hari Listrik Nasional adalah momen refleksi bagi seluruh insan ketenagalistrikan. Kita rayakan bukan dengan pesta, tetapi dengan karya dan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Dinda. 

Baca juga: PLN Batam imbau masyarakat waspada penipuan rekrutmen palsu