Batam (Antara Kepri) - Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan, dan Karimun segera menerbitkan Surat Keputusan mengenai impor telepon selular, tablet, dan komputer jinjing untuk kawasan itu.
"Akan diterbitkan 'soon'," kata Ketua Dewan FTZ BBK Muhammad Sani di Batam, Minggu.
Ia mengatakan, saat, ini pihaknya sedang menggodok kebijakan impor khusus itu.
Ditanya mengenai urgensi impor ponsel, menurut pria yang juga Gubernur Kepulauan itu, alat elektronik bukan kebutuhan pokok.
Hal senada dengan Sani, Kepala Badan Pengusahaan FTZ Batam Mustofa Widjaja menegaskan bahwa ponsel bukan hal pokok.
Ia mengatakan bahwa pihaknya juga masih menunggu SK DK yang mengatur impor.
Direktur Lalu Lintas Barang Badan Pengusahaan FTZ Batam Fatullah mengatakan bahwa penghentian impor ponsel karena terkendala aturan impor oleh Dewan Kawasan.
"Impor belum bisa dilakukan lagi karena belum ada aturan Dewan Kawasan," katanya.
Padahal, lanjut dia, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 82 Tahun 2012 membuka peluang impor ponsel untuk FTZ Batam, Bintan, dan Karimun.
Seharusnya, Dewan Kawasan membuat Surat Keputusan ketentuan impor sebagai ketentuan pelaksanaan impor.
Kepala Seksi Intel Bea Cukai Kelas I A Batam Salomo Vino jumlah impor ponsel ke Batam tiap bulannya berbeda. Namun, rata-rata 8.000 sampai 10.000 unit tiap bulan. Kebanyakan diimpor dari Singapura.
"Ada juga dari China, tetapi sedikit," kata dia.
Kebutuhan ponsel di Batam relatif tinggi karena selain untuk kebutuhan warga juga untuk oleh-oleh pelancong yang singgah di kota industri, kata Vino.(Antara)
Editor: Dedi
DK Segera Terbitkan SK Impor Ponsel Batam
Minggu, 28 April 2013 20:27 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BP Batam pulihkan lahan bekas tambang pasir ilegal di kawasan Bandara Hang Nadim
11 May 2026 15:50 WIB
Pemprov Kepri kembangkan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Bintan-Karimun jadi penarik investasi
27 April 2026 10:23 WIB
Pelabuhan Sehat Bandar Bentan Telani tanam 1.000 bibit bakau untuk perkuat ketahanan pesisir
24 April 2026 15:14 WIB
Bakamla lakukan tiga jenis patroli jaga kekompakan maritim antarnegara di laut
23 April 2026 15:44 WIB
Investasi energi hijau Proyek Vanda Solar & Battery senilai Rp800 T masuk kawasan BBK
20 April 2026 15:42 WIB