Natuna (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jarmin menyebutkan progres pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di wilayah tersebut kini telah mencapai 90 persen.

"Kami telah menyurati Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menindaklanjuti perkembangan tersebut," kata Wabup Jarmin di Natuna, Senin.

Ia menjelaskan total SPPG yang direncanakan di Natuna berjumlah 26 unit. Target tersebut terdiri atas 14 unit di wilayah 3T dan 12 unit kategori reguler.

Pemkab Natuna mencatat sebanyak enam unit SPPG reguler telah resmi beroperasi melayani masyarakat.

Dari enam unit yang beroperasi, kata dia, lima diantaranya berlokasi di Pulau Bunguran Besar, sementara satu unit lainnya berada di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, yang merupakan salah satu pulau penyangga di wilayah perbatasan tersebut.

Baca juga: TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan

Terkait operasional di Sedanau, Jarmin mengakui sempat muncul penolakan dari warga setempat. Masyarakat mengkhawatirkan aspek keselamatan karena lokasi gedung berada di kawasan padat penduduk yang dinilai rawan kebakaran.

Namun ia menegaskan operasional tetap berjalan sesuai persetujuan BGN. Sebagai solusi jalan tengah, lanjutnya, lokasi SPPG direncanakan pindah dalam beberapa bulan ke depan.

Ia berharap kehadiran SPPG di Natuna memberikan efek berganda, dengan tidak hanya memperbaiki gizi anak, namun juga mencipta lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan ekonomi masyarakat perbatasan.

"Di Sedanau baru saja mulai beroperasi. Informasinya, lokasi pelayanan akan dipindahkan setelah empat bulan berjalan," kata dia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wabup: Pembangunan SPPG 3T di Natuna capai 90 persen