Jakarta (ANTARA) - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pada ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, resmi meluncurkan kendaraan elektrik pertama mereka yakni Suzuki e Vitara yang dibanderol dengan harga Rp755 juta untuk varian single-tone dan Rp758 juta untuk varian two-tone.

Hadirnya kendaraan elektrik penuh pertama dari Suzuki untuk pasar Indonesia, sudah menggunakan baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh yang kompatibel dengan metode Fast Charging (DC) yang sanggup memulihkan energi dari 15 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 50 menit.

Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Saputra mengatakan bahwa energi dari baterai e Vitara secara efisien disalurkan ke roda depan melalui motor listrik yang dapat memuntahkan tenaga hingga 128 kW dengan torsi maksimal mencapai 193 Nm.

“Kinerja tersebut dilakukan oleh perangkat eAxle yang cerdas dalam mengintegrasikan motor dan inverter. Pengendara pun akan merasakan keharmonisan antara respons performa dengan efisiensi konsumsi daya listriknya.” kata Dony Saputra melalui rilis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Dengan harga mencapai Rp700 jutaan ini, sudah pasti Suzuki memikirkan beragam fitur dan juga teknologi canggih yang dibenamkan pada kendaraan ini. Mulai dari fitur keamanan yang lengkap hingga ruang kabin yang nyaman.

Suzuki e Vitara ini sudah dibenamkan dengan Suzuki Safety Support yang cukup lengkap untuk menemani pengendaranya yang aktif dalam menggunakan kendaraan hijau terbaru ini mulai dari Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Dual Sensor Brake Support II (DSBS II).



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Keunggulan Suzuki e Vitara yang meluncur di IIMS 2026