Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) selama sepekan, mulai 2 sampai 8 Maret 2026.
Kepala DKP2KH Provinsi Kepri Rika Azmi mengatakan GPM dipusatkan di depan Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Kawasan Gurindam 12, Kota Tanjungpinang dalam rangka memeriahkan agenda rutin tahunan "Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) 2026".
"GPM ini bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, Bulog, Bank Indonesia serta sejumlah distributor komoditas bahan pokok," kata Rika Azmi di Tanjungpinang, Senin (2/3).
Ia menyebutkan GPM dibuka mulai pukul 15.30 WIB sampai selesai. Masyarakat dapat membeli aneka bahan pangan dengan harga terjangkau.
Baca juga: BPS sebut kunjungan wisman ke Kepri selama Januari 2026 capai 158.338 orang
Beberapa komoditas yang dijual antara lain beras medium Rp57.000 per kemasan lima kilogram, Minyakita Rp28.000 per dua liter dan telur ayam Rp50.000 per papan (isi 30 butir).
Selain itu, tepung terigu Rp8.000 per kilogram, gula pasir Rp15.500 per kilogram, dan ayam potong Rp36.000 per kilogram, serta daging Rp120.000 per kilogram.
"Harganya di bawah pasar," ungkap Rika.
Ia menjelaskan GPM ini wujud pemerintah hadir untuk menjaga daya beli sekaligus memperkuat aksesibilitas kebutuhan pangan masyarakat dengan harga lebih murah, apalagi di bulan Ramadhan sampai Idul Fitri permintaan komoditas bahan pokok semakin meningkat.
"GPM biasa digelar pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) guna menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan masyarakat," demikian Rika.
Baca juga: Gunung Marapi erupsi Selasa 3 Maret dini hari, warga diminta waspada banjir lahar