Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengimbau warga setempat yang saat ini di Timur Tengah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi keamanan di wilayah tersebut.

"Ini imbauan resmi. Kami terus berkoordinasi dengan Kemenlu RI sembari mengumpulkan data jumlah warga Kepri di Timur Tengah," kata Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BP2D) Kepri Doli Boniara di Tanjungpinang, Selasa malam.

Ia menjelaskan, hal itu hasil koordinasi intensif BP2D Kepri dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terkait dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah, khususnya ketegangan di Iran dan sekitarnya.

Doli menyampaikan dengan adanya potensi eskalasi konflik yang dapat berdampak pada gangguan aktivitas penerbangan serta mobilitas masyarakat, warga Kepri di Timur Tengah diminta untuk tetap tenang, namun selalu waspada terhadap perkembangan situasi di titik-titik strategis.

Kemudian, warga diimbau supaya menjauhi lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik keramaian atau objek strategis yang mungkin menjadi fokus respons keamanan setempat.

Baca juga: OJK Kepri komitmen tingkatkan literasi keuangan masyarakat guna lindungi konsumen

Selanjutnya, warga harus memastikan dokumen identitas seperti paspor dan identitas diri lainnya tersimpan dengan aman dan dalam jangkauan.

Sementara, bagi warga Kepri yang baru akan melakukan perjalanan ke wilayah tersebut, disarankan untuk menunda perjalanan hingga situasi dinyatakan kondusif.

"Bagi yang sudah berada di sana, segera lapor diri melalui Portal Peduli WNI: https://peduliwni.kemlu.go.id," kata Doli.

Selain itu, Doli turut mengingatkan warga Kepri terus menjalin komunikasi dengan sesama komunitas masyarakat Indonesia dan segera menghubungi Perwakilan RI (KBRI/KJRI) terdekat jika menghadapi keadaan darurat.

Ia memastikan BP2D akan terus memantau kondisi di Timur Tengah dan berkoordinasi dengan Kemenlu Rl guna memastikan keselamatan warga Kepri di luar negeri.

"Tahun lalu, kita juga ada memulangkan mahasiswa Kepri yang kuliah di Iran, sebagai dampak eskalasi Iran dan Israel," kata Doli.

Doli belum merinci berapa perkiraan jumlah warga Kepri di Timur Tengah.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Warga Kepri di Timur Tengah diimbau tingkatkan kewaspadaan