Batam (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Hang Nadim mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin (13/4) hingga Selasa dini hari. Kondisi ini disebabkan oleh perlambatan kecepatan angin dan tingginya kelembaban udara yang memicu pertumbuhan awan hujan.
Secara umum, cuaca Kepri diprakirakan akan didominasi awan tebal dengan potensi hujan intensitas ringan hingga lebat yang dapat terjadi sepanjang hari, mulai dari pagi hingga dini hari.
Peringatan Dini Dini Hari
BMKG memberikan penekanan khusus pada waktu Selasa dini hari. Masyarakat diminta waspada terhadap hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah berikut:
-
Kota Batam
-
Kota Tanjungpinang
-
Kabupaten Bintan
-
Kabupaten Karimun
-
Kabupaten Lingga
Wilayah Natuna dan Anambas diprakirakan cenderung lebih kondusif dengan cuaca berawan hingga hujan ringan pada siang hari, namun tetap diimbau untuk memperhatikan perubahan cuaca mendadak.
Kondisi Suhu dan Angin
Berdasarkan data teknis, suhu udara diprakirakan berada di rentang 24 - 32°C. Kecepatan angin terpantau cukup bervariasi dengan arah dominan dari Timur dan Selatan. Kecepatan angin tertinggi diprediksi terjadi di wilayah Lingga, Natuna, Anambas dan Tanjungpinang yang mencapai 12 - 14 km/jam, terutama saat terjadi pertumbuhan awan konvektif.