Istanbul (ANTARA) - Otoritas Selat Teluk Persia Iran mengumumkan pembentukan zona maritim terkendali di Selat Hormuz yang mewajibkan kapal untuk berkoordinasi dan memperoleh izin dari otoritas tersebut sebelum melintasi jalur perairan strategis itu.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan Rabu (20/5) di platform media sosial X, otoritas tersebut menjelaskan batas pengelolaan dan pemantauan selat tersebut.
Disebutkan bahwa zona itu membentang dari Kuh-e Mubarak di Iran hingga selatan Fujairah di Uni Emirat Arab pada pintu masuk timur selat, serta dari ujung Pulau Qeshm milik Iran hingga Umm al-Quwain di UEA pada pintu masuk barat.
Baca juga: Aktivis Global Sumud diberi sengatan listrik dan kekerasan fisik saat di tahanan Israel
Otoritas tersebut juga merilis peta yang menggambarkan zona baru yang telah ditetapkan tersebut.
Adapun ketegangan kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran tetapkan zona pengawasan untuk kapal yang melintasi Selat Hormuz