BP Batam-Ditjen Hubla Kerja Sama Pemanfaatan VTS
Senin, 8 Desember 2014 16:28 WIB
Batam (Antara Kepri) - Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam dan Ditjenl Perhubungan Laut menjalin kerja sama pemanfaatan Vessel Traffic Centre (VTS) Batam untuk meningkatkan pemantauan lalulintas laut kawasan bebas.
Kerja sama itu ditandatangani di Gedung IT Centre BP Batam, Senin siang oleh Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Istono dan Kepala Distrik Navigasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut Tanjungpinang, Capten Petrus Karel Singale.
"Penandatanganan kerja sama ini akan semakin meningkatkan pengamanan di wilayah kerja Kantor Pelabuhan BP Batam, karena pemanfaatan VTS sangat penting dalam pengaturan lalu lintas kelautan dan keselamatan pelayaran di pelabuhan Batam," kata Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Istono.
VTS merupakan sistem pemantauan lalulintas laut yang ditetapkan oleh pelabuhan pemerintah, mirip dengan kontrol lalulintas udara untuk pesawat.
Sistem VTS khas menggunakan radar, televisi sirkuit tertutup (CCTV), VHF telepon radio dan sistem identifikasi otomatis untuk melacak gerakan kapal dan memberikan keselamatan navigasi di wilayah geografis yang terbatas.
Ruang lingkup Perjanjian Kerja Sama ini meliputi pengoperasian VTS Batam, termasuk review dan penyempurnaan prosedur operasional standard (POS), dan petunjuk pelaksanaan, user manual, pemberian data dan informasi kepada kedua belah pihak yang menandatangani perjanjian kerja sama secara elektronik.
Selanjutnya penambahan peralatan, pengawasan pengoperasian VTS Batam, pengawakan VTS Batam, pengembangan dan peningkatan SDM, pemeliharaan perawatan dan perbaikan VTS Batam.
"Kawasan bebas Batam merupakan wilayah strategis, jadi kerja sama pengamanan berbagai pihak terus dijalin," kata dia.
Seusai penandatanganan perjanjian kerja sama, acara dilanjutkan dengan simulasi pemanfaatan VTS Centre dalam pengelolaan lalu lintas kapal di wilayah kerja Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
Turut hadir menyaksikan Kepala Kantor Pelabuhan Laut, Hari Setyobudi, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam, Kantor Imigrasi Batam dan Kepala Stasiun Meteorologi dan Geofisika Bandara Hang Nadim Batam, Phillip Mustamu. (Antara)
Editor: Rusdianto
Kerja sama itu ditandatangani di Gedung IT Centre BP Batam, Senin siang oleh Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Istono dan Kepala Distrik Navigasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut Tanjungpinang, Capten Petrus Karel Singale.
"Penandatanganan kerja sama ini akan semakin meningkatkan pengamanan di wilayah kerja Kantor Pelabuhan BP Batam, karena pemanfaatan VTS sangat penting dalam pengaturan lalu lintas kelautan dan keselamatan pelayaran di pelabuhan Batam," kata Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Istono.
VTS merupakan sistem pemantauan lalulintas laut yang ditetapkan oleh pelabuhan pemerintah, mirip dengan kontrol lalulintas udara untuk pesawat.
Sistem VTS khas menggunakan radar, televisi sirkuit tertutup (CCTV), VHF telepon radio dan sistem identifikasi otomatis untuk melacak gerakan kapal dan memberikan keselamatan navigasi di wilayah geografis yang terbatas.
Ruang lingkup Perjanjian Kerja Sama ini meliputi pengoperasian VTS Batam, termasuk review dan penyempurnaan prosedur operasional standard (POS), dan petunjuk pelaksanaan, user manual, pemberian data dan informasi kepada kedua belah pihak yang menandatangani perjanjian kerja sama secara elektronik.
Selanjutnya penambahan peralatan, pengawasan pengoperasian VTS Batam, pengawakan VTS Batam, pengembangan dan peningkatan SDM, pemeliharaan perawatan dan perbaikan VTS Batam.
"Kawasan bebas Batam merupakan wilayah strategis, jadi kerja sama pengamanan berbagai pihak terus dijalin," kata dia.
Seusai penandatanganan perjanjian kerja sama, acara dilanjutkan dengan simulasi pemanfaatan VTS Centre dalam pengelolaan lalu lintas kapal di wilayah kerja Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
Turut hadir menyaksikan Kepala Kantor Pelabuhan Laut, Hari Setyobudi, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam, Kantor Imigrasi Batam dan Kepala Stasiun Meteorologi dan Geofisika Bandara Hang Nadim Batam, Phillip Mustamu. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BP Batam pulihkan lahan bekas tambang pasir ilegal di kawasan Bandara Hang Nadim
18 May 2026 20:31 WIB
BP Batam pulihkan lahan bekas tambang pasir ilegal di kawasan Bandara Hang Nadim
11 May 2026 15:50 WIB
Terpopuler - Info BP Batam
Lihat Juga
Pemda DIY apresiasi partisipasi BP Batam di pameran Jogja TCTI 2021
28 November 2021 10:03 WIB, 2021
BP Batam sosialisasikan pengembangan infrastruktur kawasan dan destinasi wisata di Bogor
24 October 2021 11:23 WIB, 2021