Hadapi MEA, Pemkot Tanjungpinang Tingkatkan SDM IKM
Rabu, 23 September 2015 6:28 WIB
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Upaya menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang diperkirakan mulai eksis pada akhir 2015 ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ekonomi Kreatif dan Penanaman Modal (Disperindag Ekraf PM) Kota Tanjungpinang melakukan persiapan dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) kepada para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM).
"Salah satunya mengadakan Pelatihan Daur Ulang Limbah beserta Fasilitasi Peralatan Penunjang Produksi bagi IKM Kota Tanjungpinang yang berlangsung di SMKN 3 Tanjungpinang," kata Ketua Panitia Kegiatan, Rahmat.
Dengan maksud, kegiatan pelatihan yang diikuti oleh 20 peserta, serta mendatangkan narasumber dari Balai Besar Industri Agro Bogor tersebut merupakan upaya pembinaan dan pengembangan bagi para pelaku IKM melalui peningkatan keterampilan SDM pelaku IKM.
"Sehingga memiliki daya saing dalam menciptakan produk berbahan dasar limbah yang bernilai ekonomis tinggi, berkualitas dan berorientasi pada permintaan pasar," ujar Rahmat.
Melalui pelatihan tersebut, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengaku memang sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memperhatikan perihal kebutuhan masyarakat, sehingga kebutuhan itu pula menjadi acuan dalam membuat suatu perencanaan kegiatan yang akan dilakukan pemerintah.
"Tambah lagi untuk menghadapi MEA, tentu memiliki dampak bagi Kota Tanjungpinang yang berada di perbatasan negara tetangga," ujar Lis.
Untuk itu, pelatihan yang dilakukan Disperindag Ekraf PM Kota Tanjungpinang diharapkan dapat meningkatkan keahlian masyarakat Kota Tanjungpinang, guna meningkatkan SDM yang mempu menghasilkan produk unggulan.
“Saya berharap dengan program-program pelatihan yang diadakan Pemerintah, dapat menumbuhkembangkan semangat dan jiwa entrepreneur, agar masyarakat bisa mandiri, tidak tergantung pada orang lain," kata Lis.
Serta, dari pelatihan yang dilakukan dinas tersebut dapat menghasilkan para pengusaha yang bisa berkembang dan dapat membangun Kota Tanjungpinang. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
"Salah satunya mengadakan Pelatihan Daur Ulang Limbah beserta Fasilitasi Peralatan Penunjang Produksi bagi IKM Kota Tanjungpinang yang berlangsung di SMKN 3 Tanjungpinang," kata Ketua Panitia Kegiatan, Rahmat.
Dengan maksud, kegiatan pelatihan yang diikuti oleh 20 peserta, serta mendatangkan narasumber dari Balai Besar Industri Agro Bogor tersebut merupakan upaya pembinaan dan pengembangan bagi para pelaku IKM melalui peningkatan keterampilan SDM pelaku IKM.
"Sehingga memiliki daya saing dalam menciptakan produk berbahan dasar limbah yang bernilai ekonomis tinggi, berkualitas dan berorientasi pada permintaan pasar," ujar Rahmat.
Melalui pelatihan tersebut, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengaku memang sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memperhatikan perihal kebutuhan masyarakat, sehingga kebutuhan itu pula menjadi acuan dalam membuat suatu perencanaan kegiatan yang akan dilakukan pemerintah.
"Tambah lagi untuk menghadapi MEA, tentu memiliki dampak bagi Kota Tanjungpinang yang berada di perbatasan negara tetangga," ujar Lis.
Untuk itu, pelatihan yang dilakukan Disperindag Ekraf PM Kota Tanjungpinang diharapkan dapat meningkatkan keahlian masyarakat Kota Tanjungpinang, guna meningkatkan SDM yang mempu menghasilkan produk unggulan.
“Saya berharap dengan program-program pelatihan yang diadakan Pemerintah, dapat menumbuhkembangkan semangat dan jiwa entrepreneur, agar masyarakat bisa mandiri, tidak tergantung pada orang lain," kata Lis.
Serta, dari pelatihan yang dilakukan dinas tersebut dapat menghasilkan para pengusaha yang bisa berkembang dan dapat membangun Kota Tanjungpinang. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta : Saud MC
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kementerian Perhubungan siapkan lulusan sekolah pelaut bersaing hadapi MEA
02 July 2022 17:27 WIB, 2022
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Pelni Tanjungpinang ajak warga manfaatkan diskon tiket kapal periode libur sekolah
06 June 2026 15:57 WIB
Harga minyak mentah Indonesia pada Mei 2026 turun ke 106,56 dolar AS per barel
06 June 2026 14:04 WIB