Dua Keluarga Mantan Gafatar Dipulangkan ke Batam
Selasa, 23 Februari 2016 22:05 WIB
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Dua keluarga mantan pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang telah dibina Pemerintah Kalimantan Barat dipulangkan ke Batam, Selasa.
Satu dari dua keluarga tersebut akan diberangkatkan ke Tanjungpinang setelah tiba di Batam dengan menggunakan kapal cepat, kata Kepala Kesbangpolinmas Provinsi Kepulauan Riau Syafri Salisman di Tanjungpinang.
Ia belum mengetahui jumlah masing-masing anggota keluarga eks pengikut Gafatar, namun memastikan akan diurus oleh pemerintah.
Bila mereka tidak memiliki tempat tinggal, maka akan ditampung di Rumah Singgah Dinas Sosial Batam dan Tanjungpinang.
Sebelumnya, satu keluarga eks Gafatar yang mendapatkan pembinaan dari Kemensos dibawa ke Tanjungpinang. Mereka tinggal di Rumah Singgah Dinsos Tanjungpinang karena sudah tidak memiliki tempat tinggal.
"Pembinaan dilakukan oleh petugas dari berbagai institusi," kata Kepala Dinsosnaker Tanjungpinang Surjadi.
Dia mengharapkan mantan pengikut Gafatar kembali ke jalan yang benar, tidak lagi menerapkan ajaran yang sesat. (Antara)
Editor: Rusdianto
Satu dari dua keluarga tersebut akan diberangkatkan ke Tanjungpinang setelah tiba di Batam dengan menggunakan kapal cepat, kata Kepala Kesbangpolinmas Provinsi Kepulauan Riau Syafri Salisman di Tanjungpinang.
Ia belum mengetahui jumlah masing-masing anggota keluarga eks pengikut Gafatar, namun memastikan akan diurus oleh pemerintah.
Bila mereka tidak memiliki tempat tinggal, maka akan ditampung di Rumah Singgah Dinas Sosial Batam dan Tanjungpinang.
Sebelumnya, satu keluarga eks Gafatar yang mendapatkan pembinaan dari Kemensos dibawa ke Tanjungpinang. Mereka tinggal di Rumah Singgah Dinsos Tanjungpinang karena sudah tidak memiliki tempat tinggal.
"Pembinaan dilakukan oleh petugas dari berbagai institusi," kata Kepala Dinsosnaker Tanjungpinang Surjadi.
Dia mengharapkan mantan pengikut Gafatar kembali ke jalan yang benar, tidak lagi menerapkan ajaran yang sesat. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Kesehatan Tanjungpinang sebut sebanyak 11 ribu peserta PBI dinonaktifkan
11 February 2026 17:10 WIB
BNNP Kepri gagalkan peredaran 4,9 Kg sabu di Bandara Raja Haji Fisabilillah
07 February 2026 10:20 WIB
Kejari Tanjungpinang terima uang pengganti perkara korupsi LPP TVRI Rp3,5 miliar
05 February 2026 5:10 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Disdik Kepri anjurkan satuan pendidikan perbanyak tadarus selama bulan Ramadhan
14 February 2026 18:16 WIB
Pemkab Natuna gelar pasar murah stabilkan harga sembako menjelang hari keagamaan
14 February 2026 14:11 WIB