BNI Terbitkan Debit Lantera Khusus Nasabah Pesisir
Sabtu, 13 Agustus 2016 21:14 WIB
Batam (Antara Kepri) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menerbitkan Kartu Debit Lantera Combo Tapcash khusus untuk nasabah Tabungan BNI dari masyarakat kelautan dan perikanan.
Direktur Konsumer Banking BNI, Anggoro Cahyo dalam peluncuran kartu di Batam Kepulauan Riau, Sabtu mengatakan Kartu Debit Lantera Combo Tapcash merupakan fasilitas debit combo Tapcash yang diberikan pada nasabah Tabungan BNI Pandai.
Peluncuran Kartu Lantera (Layanan Keuangan Terintegrasi) untuk mendukung pelaksanaan program elektronifikasi dan keuangan inklusif Bank Indonesia.
"Tujuannya untuk menyediakan akses keuangan untuk aktivitas pembayaran kebutuhan sehari-hari nelayan secara non tunai agar lebih nyaman dan efisien," kata dia.
Kartu itu juga dapat dikembangkan dan difungsikan sebagai sarana penerimaan bantuan dan subsidi pemerintah seperti bantuan rastra, non tunai dan subsidi BBM.
Selain dapat digunakan untuk transaksi perbankan di Anjungan Tunai Mandiri, Kartu Debit Lantera Combo Tapcash itu juga sudah dilengkapi fungsi "Electronic Money" yang diterbitkan khusus dari BNI, yaitu BNI TapCash.
Anggoro menyatakan, kartu itu merupakan fasilitas nasabah perorangan nasabah Tabungan BNI Pandai dengan persyaratan memiliku tabungan dan dapat dibuka di kantor cabang dan Agen BNI 46.
"Beberapa keuntungan produk ini antara lain setoran awal dan setoran tunai selanjutnya tidak dibatasi nilai minimumnya, saldo minimum rekening tidak dibatasi dan fasilitas transaksi EDC BNI," kata dia.
Selain itu, bisa untuk tarik tunai dan transfer sampai dengan Rp1 juta per hari, bebas biaya pengelolaan rekening bulanan, dapat melakukan transaksi di seluruh kanal BNI.
Keuntungan selanjutnya, fitur TapCash yang merupakan uang elektronik pengganti uang tunai, dapat diisi ulang dengan saldo maksimal Rp1 juta dan top up saldo dapat dilakukan di Kantor Cabang BNI, ATM atau fasilitas kanal elektronik BNI. (Antara)
Editor: Rusdianto
Direktur Konsumer Banking BNI, Anggoro Cahyo dalam peluncuran kartu di Batam Kepulauan Riau, Sabtu mengatakan Kartu Debit Lantera Combo Tapcash merupakan fasilitas debit combo Tapcash yang diberikan pada nasabah Tabungan BNI Pandai.
Peluncuran Kartu Lantera (Layanan Keuangan Terintegrasi) untuk mendukung pelaksanaan program elektronifikasi dan keuangan inklusif Bank Indonesia.
"Tujuannya untuk menyediakan akses keuangan untuk aktivitas pembayaran kebutuhan sehari-hari nelayan secara non tunai agar lebih nyaman dan efisien," kata dia.
Kartu itu juga dapat dikembangkan dan difungsikan sebagai sarana penerimaan bantuan dan subsidi pemerintah seperti bantuan rastra, non tunai dan subsidi BBM.
Selain dapat digunakan untuk transaksi perbankan di Anjungan Tunai Mandiri, Kartu Debit Lantera Combo Tapcash itu juga sudah dilengkapi fungsi "Electronic Money" yang diterbitkan khusus dari BNI, yaitu BNI TapCash.
Anggoro menyatakan, kartu itu merupakan fasilitas nasabah perorangan nasabah Tabungan BNI Pandai dengan persyaratan memiliku tabungan dan dapat dibuka di kantor cabang dan Agen BNI 46.
"Beberapa keuntungan produk ini antara lain setoran awal dan setoran tunai selanjutnya tidak dibatasi nilai minimumnya, saldo minimum rekening tidak dibatasi dan fasilitas transaksi EDC BNI," kata dia.
Selain itu, bisa untuk tarik tunai dan transfer sampai dengan Rp1 juta per hari, bebas biaya pengelolaan rekening bulanan, dapat melakukan transaksi di seluruh kanal BNI.
Keuntungan selanjutnya, fitur TapCash yang merupakan uang elektronik pengganti uang tunai, dapat diisi ulang dengan saldo maksimal Rp1 juta dan top up saldo dapat dilakukan di Kantor Cabang BNI, ATM atau fasilitas kanal elektronik BNI. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Imigrasi Batam tunda penerbitan 154 paspor yang terindikasi PMI ilegal
04 November 2024 15:57 WIB, 2024
Sertifikat Hak Milik 133 rumah baru warga terdampak pembangunan Rempang Eco-City terbit
10 September 2024 18:46 WIB, 2024
Begini penjelasan KPU tentang kronologi berita acara yang lambat terbit
02 April 2024 10:57 WIB, 2024
KPK sita Rp8,6 miliar terkait kasus dugaan gratifikasi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin
20 January 2023 14:29 WIB, 2023
Pemulangan WNI korban salah tembak di AS tunggu dokumen kematian terbit
12 October 2022 17:12 WIB, 2022
KPK kembali tetapkan Bupati Langkat nonaktif sebagai tersangka gratifikasi
16 September 2022 13:17 WIB, 2022
Peraturan Pemerintah atur sistem informasi perdagangan telah terbit
04 February 2020 11:30 WIB, 2020
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Pelindo Tanjungpinang layani 221.466 penumpang selama Natal dan Tahun baru
24 January 2026 18:19 WIB