SPMI Batam Desak Wali Kota Rekomendasikan UMS
Sabtu, 17 Desember 2016 10:36 WIB
Batam (Antara Kepri) - Serikat Pekerja Metal Indonesia Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat, mendesak Wali Kota Muhammad Rudi segera mengusulkan angka rekomendasi Upah Minimum Sektoral (UMS) kepada Gubernur Kepri.
"Kami akan menunggu sampai Wali Kota merekomendasikan UMS," kata Sekretaris FSPMI Batam, Suprapto dalam orasi unjuk rasa bersama sekitar 100 anggota SPMI di halaman Kantor Wali Kota Batam Jumat.
Pekerja menyesalkan sikap Wali Kota yang tidak segera mengeluarkan rekomendasi UMS, padahal UMK sudah ditetapkan.
Suprapto mengakui belum ada kesepakatan angka UMS antara pengusaha dan pekerja dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya. Meski begitu ia meminta Wali Kota tetap mengajukan rekomendasi kepada Gubernur.
"Dari pengusaha mengusulkan UMS naik rata-rata 8,25 persen dari UMS tahun sebelumnya," kata dia.
Dengan begitu, Kelompok usaha sektor I garmen dan pariwisata memiliki UMS Rp3.245.000, kelompok II sektor elektronik memiliki UMS Rp3.275.000 dan kelompok III sektor logam berat dan galangan kapal dengan UMS Rp3.490.000.
Sedangkan pekerja mengusulkan agar UMS ditetapkan dengan besaran masing-masing 5 persen, 10 persen dan 15 persen di atas Upah Minimum Kota untuk kelompok usaha I, II dan III.
Ia mengatakan, pekerja sangat membutuhkan UMS untuk menopang biaya hidup yang semakin tinggi. Karena nilai UMS disesuaikan dengan beban kerja masing-masing sektor industri.
"Apalagi, pekerja belum bisa menikmati rekomendasi upah minimum sektoral tapi terjadi kenaikan tarif listrik," kata dia.
Kenaikan tarif listri Bright PLN Batam dianggap akan menyusahkan masyarakat kecil, karena kenaikan hanya terjadi untuk listrik di bawah 10 Ampere.
Orator SPMI lainnya, Mustafa mengatakan kecewa, Wali Kota belum juga merekomendasikan UMS.
"Kami meminta keberpihakan Wali Kota. Kami sepakati sebelum mendapatkan rekomendasi, kami tidak akan pulang," kata dia.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Wali Kota Muhammad Rudi masih berada di Kampung Tua Nongsa, menziarahi kuburan Nong Isa, memperingati HUT Batam ke-187.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta : YJ Naim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
AS desak China untuk tahan diri hentikan tekanan militer usai di dekat Taiwan
02 January 2026 13:39 WIB
DPRD Batam desak evaluasi keselamatan kerja di galangan kapal usai ledakan di PT ASL Shipyard
17 October 2025 17:17 WIB
Presiden Palestina desak Gencatan senjata, Israel harus keluar dari Gaza
19 September 2025 15:23 WIB