Wali Kota Muhammad Rudi di Batam, Rabu, menyatakan pelatihan itu dilengkapi dengan sertifikat keahlian yang dapat digunakan untuk mencari pekerjaan.
"Agar perusahaan dapat mempekerjakan pencari kerja yang telah memperoleh sertifikat sesuai standar yang diperlukan," kata dia saat membuka pelatihan.
Menurut dia, sumber daya manusia di Batam harus memiliki keahlian agar mampu bersaing dengan pekerja luar negeri, mengingat kota itu berbatasan dengan Singapura dan Singapura.
Selain itu, industri di Batam juga menggunakan teknologi canggih yang harus dioperasikan tenaga kerja berkemampuan.
Baca juga: Pemkot Batam Beri Pelatihan Bagi Pencari Kerja
"Di perusahaan, keahlian diperlukan," kata dia.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan selain pelatihan bersertifikat, pemkot juga memfasilitasi program magang kerja untuk menambah kemampuan.
"Tahun ini juga ada program pemagangan yang diberikan kepada 40 orang dan mereka magang di PT Ecogreen dan perusahaan di Kabil. Pemagangan akan berlangsung selama tiga bulan. Jika perusahaan berminat mereka bisa langsung merekrut tenaga kerja tersebut," kata Wali Kota.
Ia mengingatkan peserta pelatihan untuk memanfaatkan kesempatan dengan baik dan menyerap semua ilmu yang disampaikan pelatih.
Di tahun 2018, Pemkot Batam memberikan 76 macam pelatihan kepada 2.320 pencari kerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Rudi Sakyakirti menjelaskan dari 2.320 peserta pelatihan, 969 di antaranya merupakan pencari kerja baru dan 1.351 merupakan pencari kerja dan pekerja yang meningkatkan kemampuan.
Editor: Rusdianto