Kepri dapat kapal baru Sabuk Nusantara 80
Jumat, 31 Agustus 2018 22:25 WIB
KM Sabuk Nusantara (Sanus) 30 bersandar di Pelabuhan Tambelan, Bintan. (Antaranews Kepri/ Saud Mc Kashmir)
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) -PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) mengalokasikan satu kapal baru untuk Kepulauan Riau, yakni KM Sabuk Nusantara 80 tipe 2000 GT.
"Masuknya Sabuk Nusantara (Sanus) 80 ini menggantikan KM Sabuk Nusantara 39 tipe 1200 GT di Kepulauan Riau," kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero), Ridwan Mandaliko kepada Antara di Tgpinang, Jumat.
Menurut dia, pergantian kapal tipe 1200 GT menjadi 2000 GT merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada warga dalam mobilitas antar pulau di Kepri, sehingga diharapkan keselamatan pelayanan di Kepri akan lebih terjamin.
Sanus 80 akan menjalani rute yang sama dengan KM Sanus 39 dari Pontianak-Serasan-Subi-Ranai-Pulau Laut-Sedanau-Selat Lampa-Pulau Tiga-Midai-Tarempa-Kuala Maras-Tanjung Pinang, dengan daya angkut 550 penumpang, sedangkan KM Sanus 39 berkapasitas hanya 400 orang.
“Sanus 80 akan segera dioperasikan dalam waktu dekat menunggu selesai pengurusan alokasi BBM,” ungkapnya.
Sambung Ridwan, dengan masuknya Sanus 80 ke Kepri, maka ada 3 kapal Perintis Sabuk Nusantara di Kepri dengan rute yang berbeda yakni, KM Sanus 80, KM Sanus 62 berkapasitas 400 penumpang, dan KM Sanus 30 sebanyak 265 penumpang.
"Ditambah dengan KM Bukit Raya artinya ada empat armada Pelni di perairan Kepulauan Riau," tegasnya.
Ridwan menjelaskan bahwa saat ini, Pelni mendapat alokasi 15 kapal Sabuk Nusantara baru dari pemerintah untuk mengganti kapal lama dan untuk cadangan.
"Pelni sebelumnya mengoperasikan 46 kapal perintis tanpa kapal cadangan. Dengan penambahan 15 kapal baru, jumlah kapal perintis yang dioperasikan PELNI menjadi 51 kapal, termasuk kapal cadangan," paparnya.
Sementara itu, mengenai kekosongan kapal Sanus di Kepri, Ridwan juga akan segara mengkonfirmasi jadwal pelayaran untuk pengoperasian di Kepulauan Riau.
"Baik, akan segera dikonfirmasi," ungkapnya. (Antara)
"Masuknya Sabuk Nusantara (Sanus) 80 ini menggantikan KM Sabuk Nusantara 39 tipe 1200 GT di Kepulauan Riau," kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero), Ridwan Mandaliko kepada Antara di Tgpinang, Jumat.
Menurut dia, pergantian kapal tipe 1200 GT menjadi 2000 GT merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada warga dalam mobilitas antar pulau di Kepri, sehingga diharapkan keselamatan pelayanan di Kepri akan lebih terjamin.
Sanus 80 akan menjalani rute yang sama dengan KM Sanus 39 dari Pontianak-Serasan-Subi-Ranai-Pulau Laut-Sedanau-Selat Lampa-Pulau Tiga-Midai-Tarempa-Kuala Maras-Tanjung Pinang, dengan daya angkut 550 penumpang, sedangkan KM Sanus 39 berkapasitas hanya 400 orang.
“Sanus 80 akan segera dioperasikan dalam waktu dekat menunggu selesai pengurusan alokasi BBM,” ungkapnya.
Sambung Ridwan, dengan masuknya Sanus 80 ke Kepri, maka ada 3 kapal Perintis Sabuk Nusantara di Kepri dengan rute yang berbeda yakni, KM Sanus 80, KM Sanus 62 berkapasitas 400 penumpang, dan KM Sanus 30 sebanyak 265 penumpang.
"Ditambah dengan KM Bukit Raya artinya ada empat armada Pelni di perairan Kepulauan Riau," tegasnya.
Ridwan menjelaskan bahwa saat ini, Pelni mendapat alokasi 15 kapal Sabuk Nusantara baru dari pemerintah untuk mengganti kapal lama dan untuk cadangan.
"Pelni sebelumnya mengoperasikan 46 kapal perintis tanpa kapal cadangan. Dengan penambahan 15 kapal baru, jumlah kapal perintis yang dioperasikan PELNI menjadi 51 kapal, termasuk kapal cadangan," paparnya.
Sementara itu, mengenai kekosongan kapal Sanus di Kepri, Ridwan juga akan segara mengkonfirmasi jadwal pelayaran untuk pengoperasian di Kepulauan Riau.
"Baik, akan segera dikonfirmasi," ungkapnya. (Antara)
Pewarta : Saud MC Kashmir
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Pasifik Satelit Nusantara sebut 'Satelit Nusantara Lima' perkuat industri antariksa nasional
13 September 2025 13:00 WIB
Pelni Tanjungpinang sebut mesin rusak, KM Sabuk Nusantara 48 batal berlayar
19 August 2025 15:09 WIB