Tanker tabrakan dengan "tugboat" di Selat Singapura
Kamis, 7 Februari 2019 16:05 WIB
Ilustrasi kecelakaan kapal di laut. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Tanjungpinang (ANTARANews Kepri) - Kapal Tanker Shun Sheng dan "Tugboat" (Kapal Tunda) Koi 3 yang menarik Tongkang Koi 5 bermuatan pasir bertabrakan di Perairan Selat Singapura.
Kepala Seksi Operasi Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Eko Suprianto, di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan empat dari enam korban merupakan anak buah kapal "Tugboat" Koi 5 berhasil diselamatkan.
Anak buah kapal yang selamat telah dibawa ke rumah sakit di Singapura.
"Informasi awal kami terima dari Maritime and Port Authority of Singapore. Mendapat informasi itu kami terjunkan tim ke lokasi kejadian," katanya pula.
Eko menambahkan jarak lokasi kejadian dengan Dermaga KN SAR Purworejo 101 ke lokasi kejadian 18 NM (mil laut), dan 280 derajat arah barat laut.
Saat tim berlayar ke lokasi kejadian, kondisi cuaca cerah berawan, angin barat laut dengan kecepatan angin 1-16 knots. Sementara gelombang laut tinggi hingga 1 meter.
Petugas dalam KN SAR Purworejo 101 sebanyak 18 orang, dan tim penyelamat dari Pos Pencarian dan Pertolongan Batam sebanyak 5 orang bergerak menuju lokasi kejadian, dengan membawa peralatan lainnya.
"Kapal Tug Boats Koi 3 berbendera?Sierra Leone dengan jumlah awak kapal sebanyak 6 orang. Rute Pasir Gudang Malaysia menuju Tuas," ujarnya lagi.
Petugas SAR yang terlibat berasal dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Pos Pencarian dan Pertolongan Batam, Lanal Batam, dan Pos TNI-AL Pulau Nipah.
"Selain menggunakan KN SAR Purworejo 101, pencarian juga dilakukan dengan menggunakan?kapal cepat milik TNI AL, Kapal Patkamla Pelampung TNI AL," katanya pula.
Baca juga: Kapal tanker tabrak jembatan Barelang
Baca juga: KM Makmur ditabrak tanker di OPL timur
Baca juga: Tanker "Jelsen Natuna" Terdampar di Tambelan
Kepala Seksi Operasi Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Eko Suprianto, di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan empat dari enam korban merupakan anak buah kapal "Tugboat" Koi 5 berhasil diselamatkan.
Anak buah kapal yang selamat telah dibawa ke rumah sakit di Singapura.
"Informasi awal kami terima dari Maritime and Port Authority of Singapore. Mendapat informasi itu kami terjunkan tim ke lokasi kejadian," katanya pula.
Eko menambahkan jarak lokasi kejadian dengan Dermaga KN SAR Purworejo 101 ke lokasi kejadian 18 NM (mil laut), dan 280 derajat arah barat laut.
Saat tim berlayar ke lokasi kejadian, kondisi cuaca cerah berawan, angin barat laut dengan kecepatan angin 1-16 knots. Sementara gelombang laut tinggi hingga 1 meter.
Petugas dalam KN SAR Purworejo 101 sebanyak 18 orang, dan tim penyelamat dari Pos Pencarian dan Pertolongan Batam sebanyak 5 orang bergerak menuju lokasi kejadian, dengan membawa peralatan lainnya.
"Kapal Tug Boats Koi 3 berbendera?Sierra Leone dengan jumlah awak kapal sebanyak 6 orang. Rute Pasir Gudang Malaysia menuju Tuas," ujarnya lagi.
Petugas SAR yang terlibat berasal dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Pos Pencarian dan Pertolongan Batam, Lanal Batam, dan Pos TNI-AL Pulau Nipah.
"Selain menggunakan KN SAR Purworejo 101, pencarian juga dilakukan dengan menggunakan?kapal cepat milik TNI AL, Kapal Patkamla Pelampung TNI AL," katanya pula.
Baca juga: Kapal tanker tabrak jembatan Barelang
Baca juga: KM Makmur ditabrak tanker di OPL timur
Baca juga: Tanker "Jelsen Natuna" Terdampar di Tambelan
Pewarta : Nikolas Panama
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi jelaskan kronologi kecelakaan tunggal mobil Lamborghini di Tol Tangerang
19 August 2025 11:53 WIB
Korban kecelakaan dengan mobil berpelat dinas TNI di Palmerah meninggal
22 January 2025 15:45 WIB, 2025
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polda Kepri gagalkan peredaran 353 keping vape mengandung etomidate di Kota Batam
12 February 2026 17:40 WIB