KM Makmur ditabrak tanker di OPL timur
Senin, 10 Desember 2018 18:47 WIB
Kondisi KM Makmur berbendera Indonesia yang diduga ditabrak kapal Tanker Breeze di perairan OPL Timur atau tiga mil dari Pulau Nipah, Provinsi Kepri. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun tiga ABK kapal KM Makmur mengalami luka yang cukup serius. (Antaranews Kepri/Foto dok Humas Polda Kepri)
Batam (Antaranews Kepri) - KM Makmur berbendera Indonesia ditabrak kapal tanker breeze berbendera Panama di perairan Out Port Limited (OPL) Timur atau sekitar tiga mil dari Pulau Nipah, Provinsi Kepulauan Riau.
Kepala Bidang Humas Polda Provinsi Kepri, Kombes Erlangga, di Batam, Senin, mengatakan, kecelakaan laut tersebut terjadi pada Senin (10/12) sekira pukul 02.15 WIB.
"Laka laut terjadi di koordinat N 01 11.41N panjang 103 37.74E pada 100115H," katanya.
Saat kejadian lanjutnya KM memiliki 11 awak kapal yang telah diselamatkan oleh Marine Police Singapore.
"Mereka melaporkan bahwa empat awak kapal mengalami luka serius, dan sekarang dibawa ke daerah Tuas Singapura," ujarnya.
Namun kata Erlangga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Kejadian diketahui oleh anggota piket jaga mako Ditpolarud Polda Kepri yang mendapat telepon dari Marine Police Singapore atas nama Sersan Nipas," paparnya.
Sersan Nipas kata dia, memberitahukan bahwa pihaknya telah menyelamatkan 11 ABK kapal KM Makmur yang diduga ditabrak kapal tanker Breeze berbendera Panama.
"Informasi yang kita terima kapal tanker Breeze dari arah Singapura menuju India melalui OPL Barat, sedangkan KM Makmur datang dari arah Singapura menuju Thailand," jelasnya.
Karena tabrakan teraebut kapal KM Makmur yang membawa sembako tenggelam.
Sementara kapal tanker Breeze yg telah diketahui identitasnya oleh Otoritas Singapura posisi terakhir sudah di Selat Malaka.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan jumlah kerugian hingga saat ini belum kita ketahui," pungkasnya.(Antara)
Kepala Bidang Humas Polda Provinsi Kepri, Kombes Erlangga, di Batam, Senin, mengatakan, kecelakaan laut tersebut terjadi pada Senin (10/12) sekira pukul 02.15 WIB.
"Laka laut terjadi di koordinat N 01 11.41N panjang 103 37.74E pada 100115H," katanya.
Saat kejadian lanjutnya KM memiliki 11 awak kapal yang telah diselamatkan oleh Marine Police Singapore.
"Mereka melaporkan bahwa empat awak kapal mengalami luka serius, dan sekarang dibawa ke daerah Tuas Singapura," ujarnya.
Namun kata Erlangga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Kejadian diketahui oleh anggota piket jaga mako Ditpolarud Polda Kepri yang mendapat telepon dari Marine Police Singapore atas nama Sersan Nipas," paparnya.
Sersan Nipas kata dia, memberitahukan bahwa pihaknya telah menyelamatkan 11 ABK kapal KM Makmur yang diduga ditabrak kapal tanker Breeze berbendera Panama.
"Informasi yang kita terima kapal tanker Breeze dari arah Singapura menuju India melalui OPL Barat, sedangkan KM Makmur datang dari arah Singapura menuju Thailand," jelasnya.
Karena tabrakan teraebut kapal KM Makmur yang membawa sembako tenggelam.
Sementara kapal tanker Breeze yg telah diketahui identitasnya oleh Otoritas Singapura posisi terakhir sudah di Selat Malaka.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan jumlah kerugian hingga saat ini belum kita ketahui," pungkasnya.(Antara)
Pewarta : Messa Haris
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pembongkaran pemukiman Tembesi, 1.445 personel tim terpadu dilibatkan
08 January 2025 11:35 WIB, 2025
BSIP Kepri: Padi Kelompok Tani Poyotomo Makmur di Bintan siap di panen
16 December 2024 6:53 WIB, 2024
Baznas RI ingatkan penerima zakat tidak salahgunakan bantuan untuk judol
29 July 2024 16:55 WIB, 2024
Baznas Batam serahkan bantuan bagi 80 pengemudi becak di Belakangpadang
29 July 2024 14:42 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polda Kepri gagalkan peredaran 353 keping vape mengandung etomidate di Kota Batam
12 February 2026 17:40 WIB