BMKG : Jarak pandang di Pulau Bintan makin pendek
Kamis, 12 September 2019 15:03 WIB
Wilayah Pulau Bintan, Kepulauan Riau tampak diselimuti kabut asap, Kamis (12/9) pagi. Akibat kabut asap tersebut, menurut BMKG jarak pandang di daerah itu semakin pendek. (Ogen)
Bintan (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang menyatakan udara di wilayah Pulau Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) semakin pekat oleh kabut asap pada Kamis.
Pantauan BMKG, jarak pandang udara Pulau Bintan sejak Kamis pagi berjarak lima kilometer, lebih pendek dua kilometer dibanding Senin (9/9) yang berjarak tujuh hingga sembilan kilometer.
"Kabut asap semakin pekat pada pagi dan sore hari karena bercampur dengan embun," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Bhakti Wira Kusumah, Kamis.
Dia menegaskan, kabut asap yang terjadi di Pulau Bintan dan wilayah Kepri lainnya merupakan asap kiriman dari Pulau Kalimantan dan Sumatera.
"Asap dari Sumatera dampaknya kecil untuk wilayah Kepri. Yang dominan adalah dari Kalimantan," tambah Bhakti.
Kendati semakin tebal, lanjut Bhakti jarak pandang lima kilometer itu masih aman untuk jalur penerbangan dan transportasi laut.
"Akan bahaya jika jarak pandang sudah di bawah tiga kilometer," ucapnya.
Pantauan BMKG, jarak pandang udara Pulau Bintan sejak Kamis pagi berjarak lima kilometer, lebih pendek dua kilometer dibanding Senin (9/9) yang berjarak tujuh hingga sembilan kilometer.
"Kabut asap semakin pekat pada pagi dan sore hari karena bercampur dengan embun," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Bhakti Wira Kusumah, Kamis.
Dia menegaskan, kabut asap yang terjadi di Pulau Bintan dan wilayah Kepri lainnya merupakan asap kiriman dari Pulau Kalimantan dan Sumatera.
"Asap dari Sumatera dampaknya kecil untuk wilayah Kepri. Yang dominan adalah dari Kalimantan," tambah Bhakti.
Kendati semakin tebal, lanjut Bhakti jarak pandang lima kilometer itu masih aman untuk jalur penerbangan dan transportasi laut.
"Akan bahaya jika jarak pandang sudah di bawah tiga kilometer," ucapnya.
Pewarta : Ogen
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG Hang Nadim Batam: Jarak pandang akibat kabut asap di Batam berangsur normal
09 October 2023 11:54 WIB, 2023
Jembatan Selayang Pandang II jadi ikon baru di Tarempa Kepulauan Anambas
15 July 2022 5:58 WIB, 2022
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Polres Lingga tanam 200 bibit pohon pisang guna dukung program ketahanan pangan
31 January 2026 16:18 WIB
Menteri Kehutanan dan Delegasi Jepang hadiri aksi tanam mangrove KJK di momen HPN 2026
30 January 2026 18:07 WIB