Dispar Batam dorong industri perfilman
Jumat, 11 Oktober 2019 22:28 WIB
Kadis Pariwisata Batam Ardi Winata (berbaju batik) saat diskusi bersama para sineas Batam di Kinema Studio. Foto Antara/Tomi
Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau mendorong industri perfilman setempat untuk terus berkembang, hingga menembus pasar Asia.
"Potensi industri perfilman Batam sangat besar. Apalagi dengan keberadaan Kinema, yang bisa membantu pelaku perfilman Batam lebih berkembang," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata di Batam, Jumat.
Infinite Studio Kinema yang berlokasi di Nongsa, Kota Batam merupakan studio film terbesar di Indonesia. Infinite Studio telah menghasilkan sejumlah film berstandar internasional, antara lain Joker Games dan Buffalo Boys, juga serial Serangoon Road yang tayang di HBO.
Ardi mengatakan, pihak Infinite Studio bersedia membuka diri bagi industri perfilman lokal, yang membutuhkan fasilitas, kostum, bahkan set tertentu yang terdapat di sana.
Dengan dukungan itu, ia yakin, sineas muda Batam bisa mengembangkan talentanya hingga menghasilkan film yang berkualitas.
"Dalam pertemuan kemarin, Kinema menyatakan terbuka untuk generasi muda milineal, silahkan manfaatkan studio," kata dia.
Ia mengatakan pelaku industri perfilman Batam sudah menghasilkan berbagai film-film pendek yang menarik dengan berbagai tema.
Menurut Ardi, film yang diproduksi anak-anak Batam pun berkualitas baik, tidak kalah dengan yang lain.
Sejumlah film lokal di Batam sempat menyedot perhatian publik, di antaranya Ramlie Ooi Ramlie, besutan sutradara muda, Pajri.
Film drama komedi yang tayang di Blitz Studio itu bercerita mengenai anak muda Batam, yang bercita-cita besar, seperti artis Malaysia P Ramlie.
Selain itu, film sineas muda Batam yang menarik perhatian publik antara lain Hantu Sei Ladi dan Laskar Anak Pulau.
"Potensi industri perfilman Batam sangat besar. Apalagi dengan keberadaan Kinema, yang bisa membantu pelaku perfilman Batam lebih berkembang," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata di Batam, Jumat.
Infinite Studio Kinema yang berlokasi di Nongsa, Kota Batam merupakan studio film terbesar di Indonesia. Infinite Studio telah menghasilkan sejumlah film berstandar internasional, antara lain Joker Games dan Buffalo Boys, juga serial Serangoon Road yang tayang di HBO.
Ardi mengatakan, pihak Infinite Studio bersedia membuka diri bagi industri perfilman lokal, yang membutuhkan fasilitas, kostum, bahkan set tertentu yang terdapat di sana.
Dengan dukungan itu, ia yakin, sineas muda Batam bisa mengembangkan talentanya hingga menghasilkan film yang berkualitas.
"Dalam pertemuan kemarin, Kinema menyatakan terbuka untuk generasi muda milineal, silahkan manfaatkan studio," kata dia.
Ia mengatakan pelaku industri perfilman Batam sudah menghasilkan berbagai film-film pendek yang menarik dengan berbagai tema.
Menurut Ardi, film yang diproduksi anak-anak Batam pun berkualitas baik, tidak kalah dengan yang lain.
Sejumlah film lokal di Batam sempat menyedot perhatian publik, di antaranya Ramlie Ooi Ramlie, besutan sutradara muda, Pajri.
Film drama komedi yang tayang di Blitz Studio itu bercerita mengenai anak muda Batam, yang bercita-cita besar, seperti artis Malaysia P Ramlie.
Selain itu, film sineas muda Batam yang menarik perhatian publik antara lain Hantu Sei Ladi dan Laskar Anak Pulau.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bhayangkari Barelang wakilkan Kepri di kompetisi film pendek di Jakarta
21 November 2023 17:32 WIB, 2023
Film Radio Pak Cik Mahmud dibuat dari cita-cita sutradara dan nilai budaya
30 January 2022 20:32 WIB, 2022
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Pelni Tanjungpinang ajak warga manfaatkan diskon tiket kapal periode libur sekolah
06 June 2026 15:57 WIB
Harga minyak mentah Indonesia pada Mei 2026 turun ke 106,56 dolar AS per barel
06 June 2026 14:04 WIB