Pemprov Kepri waspadai virus corona yang menyerang Singapura
Jumat, 7 Februari 2020 14:09 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana (ANTARA/Nikolas Panama)
Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau meningkatkan kewaspadaan setelah mengetahui Virus Corona mulai masuk ke Singapura.
Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Jumat mengatakan peningkatan kewaspadaan terhadap Virus Corona itu perlu dilakukan lantaran Kepri bertetangga dengan Singapura.
Menurut dia, daerah di Kepri yang perlu mengantisipasi Virus Corona adalah Batam, Tanjungpinang dan Karimun. Antisipasi dilakukan dengan cara petugas di bandara dan pelabuhan mengenakan masker, dan pemeriksaan suhu tubuh pengguna pelabuhan dan bandara secara optimal.
"Peningkatkan kewaspadaan perlu dilakukan, terutama di pintu keluar masuk Batam, Tanjungpinang dan Karimun. Ketiga daerah itu ramai dikunjungi wisatawan, khususnya dari Singapura," ujarnya.
Baca juga: Singapura borong masker di Batam
Meskipun demikian, Tjetjep mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi permasalahan itu. Masyarakat juga diminta lebih cermat menyerap informasi yang dibaca maupun didengar terkait virus yang episentrumnya ditemukan di kota Wuhan, China, itu.
Menurut dia, informasi terkait ada warga Indonesia yang mengidap virus corona, tidak benar. Sampai sekarang, kata dia, belum ada masyarakat Indonesia terserang virus itu.
"Jangan termakan informasi hoaks," katanya.
Baca juga: Doa dan dzikir "Dari Natuna Selamatkan Indonesia"
Tjetjep mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara berolahraga dan mengonsumsi makanan yang berserat.
"Makan buah-buahan dan sayuran. Jangan makan makanan yang belum matang," tuturnya.
Baca juga: Terinfeksi virus corona, seorang prempuan di China melahirkan bayi sehat
Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Jumat mengatakan peningkatan kewaspadaan terhadap Virus Corona itu perlu dilakukan lantaran Kepri bertetangga dengan Singapura.
Menurut dia, daerah di Kepri yang perlu mengantisipasi Virus Corona adalah Batam, Tanjungpinang dan Karimun. Antisipasi dilakukan dengan cara petugas di bandara dan pelabuhan mengenakan masker, dan pemeriksaan suhu tubuh pengguna pelabuhan dan bandara secara optimal.
"Peningkatkan kewaspadaan perlu dilakukan, terutama di pintu keluar masuk Batam, Tanjungpinang dan Karimun. Ketiga daerah itu ramai dikunjungi wisatawan, khususnya dari Singapura," ujarnya.
Baca juga: Singapura borong masker di Batam
Meskipun demikian, Tjetjep mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi permasalahan itu. Masyarakat juga diminta lebih cermat menyerap informasi yang dibaca maupun didengar terkait virus yang episentrumnya ditemukan di kota Wuhan, China, itu.
Menurut dia, informasi terkait ada warga Indonesia yang mengidap virus corona, tidak benar. Sampai sekarang, kata dia, belum ada masyarakat Indonesia terserang virus itu.
"Jangan termakan informasi hoaks," katanya.
Baca juga: Doa dan dzikir "Dari Natuna Selamatkan Indonesia"
Tjetjep mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara berolahraga dan mengonsumsi makanan yang berserat.
"Makan buah-buahan dan sayuran. Jangan makan makanan yang belum matang," tuturnya.
Baca juga: Terinfeksi virus corona, seorang prempuan di China melahirkan bayi sehat
Pewarta : Nikolas Panama
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Reisa minta keuarga pastikan lansia sehat sebelum akses vaksin booster kedua
12 December 2022 20:29 WIB, 2022
Pemkot Batam miliki stok vaksin COVID-19 penguat jenis Pfizer 1.596 dosis
14 November 2022 17:12 WIB, 2022
Satgas Penanganan COVID-19 Kepri minta pemerintah pusat tambah vaksin
22 September 2022 19:21 WIB, 2022
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Disdik Kepri anjurkan satuan pendidikan perbanyak tadarus selama bulan Ramadhan
14 February 2026 18:16 WIB
Pemkab Natuna gelar pasar murah stabilkan harga sembako menjelang hari keagamaan
14 February 2026 14:11 WIB