Batam (ANTARA) - Pemerintah membersihkan seluruh Bus Trans Batam dengan menyemprotkan cairan disinfektan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona penyebab COVID-19.

Wali Kota Batam Muhammas Rudi dalam rapat antisipasi COVID-19, Senin, mengatakan pembersihan akan dilakukan di seluruh titik keramaian, termasuk Trans Batam.

"'Busway' minimal 3 kali harus dibersihkan dalam sehari," kata Wali Kota.

Bagian dalam bus, yang banyak tersentuh tangan penumpang seperti kursi, tiang pintu, tempat berpegangan alan disemprotkan cairan pembersih.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi mengatakan pembersihan bus ini sudah dilakukan sejak Sabtu (14/3) lalu.

Baca juga: Kebijakan di daerah terkait COVID-19 harus dikonsultasikan ke pusat

Baca juga: Presiden dan Ibu Negara telah menjalani tes COVID-19

Pembersihan sarana transportasi massal ini dilakukan secara mandiri oleh petugas bus Trans Batam.

"Kita sudah mulai dari Sabtu. Semua bus kita bersihkan," kata Rustam.

Pembersihan, lanjut dia, dilakukan setiap bus menyelesaikan perjalanan 1 trip.

Sampai saat ini belum ada kebijakan memeriksa suhu penumpang. Namun, ia berharap bisa dilaksanakan dengan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat, agar pencegahan dapat dilakukan maksimal.

"Kalau bisa ada alat deteksi suhu tubuh itu di koridor-koridor bus kita. Dan untuk sopir atau petugas kita, nanti di mana pos terdekat bisa dibantu deteksi suhunya dulu sebelum bekerja. Nanti kita akan minta ke tim yang terbentuk," kata dia.

Selain Trans Batam, Pemkot Batam juga akan meminta pengelola angkutan umum untuk melakukan upaya pencegahan penularan virus dengan langkah-langkah seperti yang sudah dianjurkan pemerintah.

"Kita akan surati, dengan dasar surat Wali Kota, Menteri, dan Presiden," kata dia.

Baca juga: Presiden Jokowi tegaskan pemda tidak boleh ambil kebijakan "lockdown"

Baca juga: Pos perbatasan RI-Malaysia disemprot disinfektan