Inggris berlakukan "lockdown" hingga 7 Mei
Selasa, 14 April 2020 10:33 WIB
PM Inggris Boris Johnson keluar dari rumah sakit
London (ANTARA) - Menteri luar negeri Inggris Dominic Raab akan mengumumkan pada Kamis bahwa karantina nasional atau "lockdown" di negara itu akan tetap berlaku sampai setidaknya 7 Mei, menurut laporan Times.
Raab, yang mewakili Perdana Menteri Boris Johnson yang baru pulih dari COVID-19, sebelumnya pada Senin mengatakan bahwa dia tidak memperkirakan pemerintah akan membuat perubahan pada langkah-langkah penguncian yang saat ini diberlakukan sampai yakin itu dapat dilakukan dengan aman.
Sebanyak 11.329 orang telah meninggal di rumah sakit di Inggris setelah dites positif mengidap virus corona, menurut pernyataan kementerian kesehatan pada Senin.
Sumber: Reuters
Raab, yang mewakili Perdana Menteri Boris Johnson yang baru pulih dari COVID-19, sebelumnya pada Senin mengatakan bahwa dia tidak memperkirakan pemerintah akan membuat perubahan pada langkah-langkah penguncian yang saat ini diberlakukan sampai yakin itu dapat dilakukan dengan aman.
Sebanyak 11.329 orang telah meninggal di rumah sakit di Inggris setelah dites positif mengidap virus corona, menurut pernyataan kementerian kesehatan pada Senin.
Sumber: Reuters
Pewarta : Gusti Nur Cahya Aryani
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Inggris terancam alami resesi ekonomi jika Selat Hormuz ditutup sampai 2027
03 August 2026 14:13 WIB
Michael Carrick puji performa pemain muda Manchester United seusai bantai Rosenborg
25 July 2026 6:51 WIB