Apindo-PSMTI Karimun bantu 150 tukang ojek paket sembako
Senin, 20 April 2020 19:45 WIB
Relawan Apindo dan PSTMI Karimun, Wiryanto menyerahkan bantuan sembako untuk tukang ojek di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Senin (20/4). Sebanyak 150 tukang ojek yang terdampak wabah COVID-19 mendapatkan bantuan masing-masing satu paket sembako. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau kembali menggelar kegiatan sosial bagi warga terdampak pandemi COVID-19, kali ini gilingan 150 tukang ojek mendapat bantuan paket sembako, Senin.
"Tadi ada 150 paket yang kita serahkan, tapi ada beberapa tukang ojek yang datang lalu kita catat untuk mendapatkan bantuan yang sama," kata Ketua Apindo Karimun Alex Ng.
Bantuan 150 paket sembako untuk 150 tukang ojek diserahkan di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun. Setiap tukang ojek yang mendapatkan bantuan telah memiliki kupon yang kemudian ditukar dengan satu paket sembako berupa 5 kilogram beras, satu kilogram minyak goreng dan satu kotak mie instan.
"Bantuan yang diberikan memang tidak seberapa, tapi kami berharap dapat meringankan beban tukang ojek sebab banyak yang sudah mengeluh karena sepinya penumpang imbas wabah COVID-19 ini," kata Alex Ng atau biasa dipanggil Chun Heng.
Alex Ng mengatakan, tukang ojek yang mendapat bantuan berasal tukang ojek yang biasanya mangkal di pelabuhan, dan pusat-pusat keramaian lainnya.
Apindo dan PSMTI, kata dia, berinisiatif memberikan bantuan tersebut mengingat tukang ojek mulai mengeluhkan tidak punya penghasilan, sementara bantuan dari pemerintah diperkirakan baru diberikan pada empat hari bulan Puasa.
Besok, kata dia, bantuan serupa juga akan diberikan kepada supir angkutan umum, seperti taksi atau mobil kijang sebanyak 200 paket.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada segenap anggota Apindo dan PSMTI serta para donatur yang telah menyumbangkan dana untuk pembelian paket sembako ini. Jadi, kami hanya menyalurkannya saja kepada mereka yang membutuhkan," ujarnya didampingi Wiryanto dan relawan Apindo dan PSMTI Karimun lainnya.
"Tadi ada 150 paket yang kita serahkan, tapi ada beberapa tukang ojek yang datang lalu kita catat untuk mendapatkan bantuan yang sama," kata Ketua Apindo Karimun Alex Ng.
Bantuan 150 paket sembako untuk 150 tukang ojek diserahkan di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun. Setiap tukang ojek yang mendapatkan bantuan telah memiliki kupon yang kemudian ditukar dengan satu paket sembako berupa 5 kilogram beras, satu kilogram minyak goreng dan satu kotak mie instan.
"Bantuan yang diberikan memang tidak seberapa, tapi kami berharap dapat meringankan beban tukang ojek sebab banyak yang sudah mengeluh karena sepinya penumpang imbas wabah COVID-19 ini," kata Alex Ng atau biasa dipanggil Chun Heng.
Alex Ng mengatakan, tukang ojek yang mendapat bantuan berasal tukang ojek yang biasanya mangkal di pelabuhan, dan pusat-pusat keramaian lainnya.
Apindo dan PSMTI, kata dia, berinisiatif memberikan bantuan tersebut mengingat tukang ojek mulai mengeluhkan tidak punya penghasilan, sementara bantuan dari pemerintah diperkirakan baru diberikan pada empat hari bulan Puasa.
Besok, kata dia, bantuan serupa juga akan diberikan kepada supir angkutan umum, seperti taksi atau mobil kijang sebanyak 200 paket.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada segenap anggota Apindo dan PSMTI serta para donatur yang telah menyumbangkan dana untuk pembelian paket sembako ini. Jadi, kami hanya menyalurkannya saja kepada mereka yang membutuhkan," ujarnya didampingi Wiryanto dan relawan Apindo dan PSMTI Karimun lainnya.
Pewarta : Rusdianto
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PSMTI-Apindo Karimun sumbang 2.000 sembako untuk warga terdampak COVID-19
06 April 2020 13:47 WIB, 2020
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BPJS Kesehatan Natuna evaluasi kelayakan fasilitas kesehatan di pulau penyangga
08 May 2026 19:45 WIB