Dua orang pelaut positif COVID-19 di Batam
Selasa, 30 Juni 2020 7:14 WIB
ABK KM Kelud yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 bersiap meninggalkan RSKI Pulau Galang, beberapa waktu lalu. ANTARA/Pradanna Putra Tampi
Batam (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau mengumumkan tambahan dua warga positif COVID-19, dan keduanya adalah krew kapal atau pelaut.
"Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab tim analis BTKLPP Batam berdasarkan hasil temuan contact tracing terhadap kasus terkonfirmasi positif 200 dan 201 di Kota Batam," kata Ketua Gugus Tugas Batam Muhammad Rudi di Batam, Ahad.
Dengan begitu, maka hingga Ahad, tercatat 220 pasien positif COVID-19 di Batam, 177 orang di antaranya sembuh, 12 meninggal dan lainnya masih dalam perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan setempat.
Rudi menjelaskan, warga terkonfirmasi positif nomor 219 adalah lelaki 32 tahun yang merupakan pelaut beralamat di Kecamatan Sekupang.
Sedangkan kasus 220 adalah pelaut berusia 43 tahun, yang beralamat di satu kapal yang sedang lego jangkar perairan Kawasan Pelabuhan Batu Ampar Kecamatan Batu Ampar.
Keduanya pasien baru itu merupakan rekan sekerja dari terkonfirmasi positif kasus nomor 200 dan 201.
Sejak kasus nomor 200 dan 201 terdeteksi, keduanya bersama seluruh krew kapal melaksanakan karantina mandiri di atas kapal yang saat ini masih lego jangkar di perairan kawasan Pelabuhan Batu Ampar, di bawah pengawasan Tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam.
Menurut Rudi, kondisi keduanya stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti.
"Saat ini sedang dalam persiapan menjalani perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI COVID-19 Galang Kota Batam," kata Rudi.
"Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab tim analis BTKLPP Batam berdasarkan hasil temuan contact tracing terhadap kasus terkonfirmasi positif 200 dan 201 di Kota Batam," kata Ketua Gugus Tugas Batam Muhammad Rudi di Batam, Ahad.
Dengan begitu, maka hingga Ahad, tercatat 220 pasien positif COVID-19 di Batam, 177 orang di antaranya sembuh, 12 meninggal dan lainnya masih dalam perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan setempat.
Rudi menjelaskan, warga terkonfirmasi positif nomor 219 adalah lelaki 32 tahun yang merupakan pelaut beralamat di Kecamatan Sekupang.
Sedangkan kasus 220 adalah pelaut berusia 43 tahun, yang beralamat di satu kapal yang sedang lego jangkar perairan Kawasan Pelabuhan Batu Ampar Kecamatan Batu Ampar.
Keduanya pasien baru itu merupakan rekan sekerja dari terkonfirmasi positif kasus nomor 200 dan 201.
Sejak kasus nomor 200 dan 201 terdeteksi, keduanya bersama seluruh krew kapal melaksanakan karantina mandiri di atas kapal yang saat ini masih lego jangkar di perairan kawasan Pelabuhan Batu Ampar, di bawah pengawasan Tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam.
Menurut Rudi, kondisi keduanya stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti.
"Saat ini sedang dalam persiapan menjalani perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI COVID-19 Galang Kota Batam," kata Rudi.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Danantara sebut Kesepakatan beli 50 pesawat Boeing oleh Garuda sudah ada sebelum Covid
29 July 2025 13:37 WIB
KSAD akomodasi permintaan masyarakat untuk maksimalkan layanan RSKI Galang
09 August 2024 9:13 WIB, 2024
SYL harap eksepsinya dapat diterima karena telah menjadi pahlawan saat COVID-19
13 March 2024 15:33 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Bapanas siapkan hotline pengaduan pelanggaran harga pangan jelang Imlek dan Ramadhan
12 February 2026 7:19 WIB