Siswa SMK Model Madiun merakit mobil listrik
Rabu, 1 Juli 2020 10:58 WIB
Mobil listrik karya siswa SMK Model PGRI I Mejayan, Madiun, Jawa Timur. (ANTARA/HO SMK PGRI Mejayan)
Jakarta (ANTARA) - Siswa Sekolah Menengah kejuruan (SMK) Model PGRI I Mejayan, Madiun, Jawa Timur, merakit mobil listrik yang efisien dan ramah lingkungan dengan peralatan sederhana.
"Ide inovasi mobil listrik UMKM ini bermula dari gagasan pembuatan kereta cinta atau sepeda cinta dengan sumber tenaga geraknya ayunan kaki manusia," kata Kepala SMK Model PGRI 1 Mejayan Sampun Hadam sebagaimana dikutip dalam siaran pers sekolah yang diterima di Jakarta, Rabu.
"Pada awalnya, kami merancang pembuatan kereta cinta, tapi dari prospek profit tidak mendukung. Akhirnya kami inovasi menjadi mobil listrik UMKM dan lebih prospek profit dan membuka peluang usaha," ia menambahkan.
Mobil yang dirakit siswa dengan bantuan guru itu, menurut dia, bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan wirausaha.
"Mobil ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berwirausaha, karena pada masa pandemi COVID-19 ini banyak pengangguran dan berdampak pada penyerapan lulusan SMK," katanya.
Selain untuk kegiatan pembelajaran, ia menjelaskan, perakitan mobil listrik tersebut dilakukan untuk mendukung program kemitraan sekolah dengan 72 desa di Kabupaten Madiun.
"Ide inovasi mobil listrik UMKM ini bermula dari gagasan pembuatan kereta cinta atau sepeda cinta dengan sumber tenaga geraknya ayunan kaki manusia," kata Kepala SMK Model PGRI 1 Mejayan Sampun Hadam sebagaimana dikutip dalam siaran pers sekolah yang diterima di Jakarta, Rabu.
"Pada awalnya, kami merancang pembuatan kereta cinta, tapi dari prospek profit tidak mendukung. Akhirnya kami inovasi menjadi mobil listrik UMKM dan lebih prospek profit dan membuka peluang usaha," ia menambahkan.
Mobil yang dirakit siswa dengan bantuan guru itu, menurut dia, bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan wirausaha.
"Mobil ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berwirausaha, karena pada masa pandemi COVID-19 ini banyak pengangguran dan berdampak pada penyerapan lulusan SMK," katanya.
Selain untuk kegiatan pembelajaran, ia menjelaskan, perakitan mobil listrik tersebut dilakukan untuk mendukung program kemitraan sekolah dengan 72 desa di Kabupaten Madiun.
Pewarta : Indriani
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN Batam luncurkan "Gebyar Energi Perak", promo penyambungan tambah daya
30 September 2025 15:38 WIB
Pemkab Natuna imbau warga perhatikan instalasi listrik waspada kebakaran
13 September 2025 10:07 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
HPE tembaga dan emas Februari meningkat akibat permintaan global meningkat
30 January 2026 16:47 WIB
Ketua OJK nyatakan Plt Dirut BEI akan dipilih dari jajaran direksi yang menjabat
30 January 2026 15:15 WIB