Wakil Bupati Kotawaringin Barat positif COVID-19
Kamis, 23 Juli 2020 6:47 WIB
Tangkapan layar video Wakil Bupati Kotawaringin Barat Ahmadi Riansyah dalam akun media sosial pribadinya saat menginformasikan dirinya positif COVID-19 di Pangkalan Bun, Kalteng, Rabu (22/7/2020) malam. (FOTO ANTARA/HO-dokumentasi pribadi).
Pangkalan Bun, Kalteng (ANTARA) - Wakil Bupati Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Ahmadi Riansyah mengakui dirinya positif terjangkit COVID-19, sekaligus mengedukasi masyarakatnya agar terhindar dari penularan virus corona jenis baru penyebab COVID-19 yang mematikan itu.
Melalui sebuah rekaman video berdurasi tiga menit 17 detik yang diunggahnya ke akun pribadi media sosialnya, di Pangkalan Bun, Kamis., Ahmadi menginformasikan bahwa hasil tes usap tenggorokan (swab) menunjukkan dirinya positif COVID-19 dan harus menjalani isolasi.
"Pada Rabu (22/7) malam saya baru saja mendapat informasi hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) sampel 'swab' yang dilakukan pada tanggal 21 Juli 2020. Berdasarkan hasil sampel tersebut saya terkonfirmasi positif COVID-19," katanya.
Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Ahmadi menyebutkan, pengakuan secara langsung yang dilakukannya tersebut adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa COVID-19 bukanlah sebuah aib yang harus ditutupi.
"Pasien positif beserta keluarga tak harus dikucilkan, tak harus menjadi pergunjingan, melainkan harus diberikan semangat serta diberikan doa agar dapat segera sembuh," katanya.
Dikatakannya bahwa COVID-19 bisa menulari siapa saja tanpa pandang bulu. Karena itu, keterbukaan informasi akan mempermudah tugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dalam melaksanakan langkah-langkah penanganan dan penanggulangan.
Dalam video berdurasi tiga menit 17 detik tersebut, Ahmadi menyatakan kondisinya tetap sehat, tanpa merasakan gejala. Saat ini dirinya beserta keluarga langsung melakukan isolasi mandiri di rumah.
Langkah isolasi mandiri yang dilakukannya sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) mengingat dirinya terkonfirmasi positif tanpa gejala.
Di akhir video, Ahmadi mengharapkan warga Kotawaringin Barat tidak panik dan terus menjaga kesehatan diri dengan menjaga pola hidup sehat, mematuhi protokol kesehatan serta imbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Kemudian, selalu menggunakan masker ketika keluar rumah, mencuci tangan sebelum dan sesudah keluar rumah, menjaga jarak serta segera memeriksakan diri ketika mengetahui telah melakukan kontak dengan pasien terkonfirmasi positif.
Dia juga memohon doa masyarakat agar dirinya segera sembuh dari COVID-19 sehingga bisa kembali beraktivitas dengan baik.
Selain itu, memberikan semangat dan optimisme kepada seluruh masyarakat bahwa COVID-19 bisa dicegah dengan mengikuti anjuran pemerintah menjalankan protokol kesehatan mencegah penularan COVID-19, demikian Ahmadi Riansyah.
Melalui sebuah rekaman video berdurasi tiga menit 17 detik yang diunggahnya ke akun pribadi media sosialnya, di Pangkalan Bun, Kamis., Ahmadi menginformasikan bahwa hasil tes usap tenggorokan (swab) menunjukkan dirinya positif COVID-19 dan harus menjalani isolasi.
"Pada Rabu (22/7) malam saya baru saja mendapat informasi hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) sampel 'swab' yang dilakukan pada tanggal 21 Juli 2020. Berdasarkan hasil sampel tersebut saya terkonfirmasi positif COVID-19," katanya.
Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Ahmadi menyebutkan, pengakuan secara langsung yang dilakukannya tersebut adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa COVID-19 bukanlah sebuah aib yang harus ditutupi.
"Pasien positif beserta keluarga tak harus dikucilkan, tak harus menjadi pergunjingan, melainkan harus diberikan semangat serta diberikan doa agar dapat segera sembuh," katanya.
Dikatakannya bahwa COVID-19 bisa menulari siapa saja tanpa pandang bulu. Karena itu, keterbukaan informasi akan mempermudah tugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dalam melaksanakan langkah-langkah penanganan dan penanggulangan.
Dalam video berdurasi tiga menit 17 detik tersebut, Ahmadi menyatakan kondisinya tetap sehat, tanpa merasakan gejala. Saat ini dirinya beserta keluarga langsung melakukan isolasi mandiri di rumah.
Langkah isolasi mandiri yang dilakukannya sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) mengingat dirinya terkonfirmasi positif tanpa gejala.
Di akhir video, Ahmadi mengharapkan warga Kotawaringin Barat tidak panik dan terus menjaga kesehatan diri dengan menjaga pola hidup sehat, mematuhi protokol kesehatan serta imbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Kemudian, selalu menggunakan masker ketika keluar rumah, mencuci tangan sebelum dan sesudah keluar rumah, menjaga jarak serta segera memeriksakan diri ketika mengetahui telah melakukan kontak dengan pasien terkonfirmasi positif.
Dia juga memohon doa masyarakat agar dirinya segera sembuh dari COVID-19 sehingga bisa kembali beraktivitas dengan baik.
Selain itu, memberikan semangat dan optimisme kepada seluruh masyarakat bahwa COVID-19 bisa dicegah dengan mengikuti anjuran pemerintah menjalankan protokol kesehatan mencegah penularan COVID-19, demikian Ahmadi Riansyah.
Pewarta : Kasriadi/Hendri Gunawan
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wakil Bupati Natuna ingatkan masyarakat pentingnya pendidikan untuk tingkatkan kesejahteraan
26 January 2026 17:32 WIB
KPK bawa barang bukti 2 koper dan 1 dus dokumen dari rumah dinas Bupati Pati
22 January 2026 16:27 WIB
Mentan Amran minta pemda untuk dorong hilirisasi komoditas pertanian lokal
19 January 2026 15:55 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Menteri Kehutanan dan Delegasi Jepang hadiri aksi tanam mangrove KJK di momen HPN 2026
30 January 2026 18:07 WIB
Kemenhaj Batam imbau jamaah calon haji ikuti manasik dengan sungguh-sungguh
30 January 2026 14:11 WIB